BSI

BSI Perluas Nasabah Lewat Wisata Halal

BSI Perluas Nasabah Lewat Wisata Halal
BSI Perluas Nasabah Lewat Wisata Halal

JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) tengah memanfaatkan momentum perkembangan industri wisata halal dunia untuk memperluas jumlah nasabahnya. Langkah strategis ini sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat muslim dalam melakukan perjalanan ibadah maupun wisata halal ke berbagai negara.

SVP Islamic Ecosystem Solution BSI, Muhammad S. Habiby, menyoroti potensi besar yang ada dalam perjalanan umrah, di mana setiap tahunnya sekitar 1,5 juta muslim melakukan ibadah ke tanah suci. Angka ini menjadi peluang perseroan untuk memfasilitasi kebutuhan nasabah, baik individu maupun korporat, mulai dari perjalanan wisata halal hingga kebutuhan modal kerja melalui kerja sama Business to Business (B2B).

“Selain itu ditambah dengan kemudahan fasilitas dari penerbangan, kami berharap bisa menjangkau traveler di luar jemaah umrah, sehingga memperkuat industri pariwisata halal dunia. Terlebih dengan 22 juta customer based yang dimiliki BSI saat ini,” ujar Habiby melalui keterangan resmi.

Strategi BSI dalam Wisata Halal

BSI menargetkan tidak hanya melayani kebutuhan ibadah umrah, tetapi juga wisata halal ke berbagai destinasi internasional. Perseroan berkolaborasi dengan maskapai Saudia Airlines untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi nasabah. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan adalah penawaran diskon tiket hingga 30%-40% bagi nasabah yang ingin melakukan perjalanan wisata halal ke luar negeri.

Harga spesial yang ditawarkan selama Saudia Airlines Travel Fair 2025 meliputi:

Milan mulai dari Rp7,7 juta

Roma mulai dari Rp8,1 juta

Barcelona mulai dari Rp8,4 juta

Istanbul mulai dari Rp8,8 juta

Paris mulai dari Rp9,3 juta

Paket Umroh mulai dari Rp25 juta

Langkah ini diharapkan dapat mendorong peningkatan transaksi dan aktivitas nasabah, sekaligus memperluas basis nasabah BSI melalui integrasi layanan finansial dan pariwisata halal.

Kemudahan Layanan Penerbangan dan Wisata Halal

Country Manager Saudia untuk Indonesia, Singapura, dan Australia, Faisal Alallah, menekankan bahwa animo masyarakat untuk berwisata terus meningkat. Saudia Airlines memberikan kemudahan tambahan, seperti fasilitas stop over di Jeddah atau Riyadh selama 96 jam, yang memungkinkan nasabah melakukan umrah atau mengunjungi destinasi lain bagi wisatawan non-Muslim.

Selain itu, pengurusan visa pun dipermudah melalui layanan visa on arrival yang dapat diperoleh hanya dalam waktu kurang dari 10 menit bagi mereka yang telah memiliki tiket Saudia. Fasilitas ini meminimalkan hambatan administratif dan meningkatkan daya tarik wisata halal bagi masyarakat Indonesia.

Peluang Bisnis dan Penguatan Ekosistem Syariah

BSI melihat potensi wisata halal sebagai salah satu pilar penting dalam memperkuat ekosistem keuangan syariah di Indonesia. Dengan menggabungkan layanan perbankan dan kemudahan perjalanan internasional, perseroan mampu menawarkan solusi menyeluruh bagi nasabah.

Habiby menegaskan, langkah ini tidak hanya memperbesar kontribusi BSI terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam industri pariwisata halal dunia. “Peran bank syariah dalam negeri dapat diperbesar melalui pemberdayaan wisata halal dunia,” katanya.

Target Individu dan Korporat

Strategi BSI tidak terbatas pada nasabah individu. Bagi korporat, perseroan menyiapkan fasilitas modal kerja yang mendukung kebutuhan operasional perusahaan yang bergerak dalam industri wisata halal. Model kerja sama Business to Business (B2B) ini memungkinkan perusahaan travel, maskapai, dan operator wisata halal lainnya memanfaatkan layanan finansial dari BSI secara efisien.

Dengan demikian, setiap segmen nasabah dapat memperoleh layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan, baik untuk perjalanan ibadah, wisata halal, maupun kebutuhan modal usaha. Pendekatan ini diharapkan meningkatkan loyalitas nasabah dan memperluas pangsa pasar BSI.

Sinergi dengan Maskapai Saudia Airlines

Kerja sama BSI dengan Saudia Airlines menjadi salah satu pendorong utama dalam memperluas akses nasabah terhadap wisata halal global. Diskon tiket hingga 40% dan paket umroh yang kompetitif membuat layanan perbankan BSI semakin menarik bagi masyarakat.

Kolaborasi ini juga mendukung strategi BSI dalam membangun ekosistem halal yang terpadu, mencakup layanan finansial, perjalanan, dan pengalaman wisata yang sesuai prinsip syariah. Dengan begitu, BSI tidak hanya berfokus pada transaksi perbankan, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi nasabah melalui layanan wisata halal yang lengkap dan nyaman.

Tantangan dan Prospek

Meski potensi besar terbuka, BSI menyadari adanya tantangan dalam mengembangkan wisata halal, terutama terkait koordinasi dengan pihak maskapai, regulasi perjalanan internasional, dan adaptasi kebutuhan nasabah yang beragam. Namun, dengan strategi kolaboratif dan inovasi produk, perseroan optimis dapat terus meningkatkan jumlah nasabah serta memperluas jangkauan layanan wisata halal ke berbagai destinasi dunia.

Hadirnya fasilitas seperti stop over dan visa on arrival menjadi keunggulan kompetitif yang dapat mendorong pertumbuhan industri pariwisata halal Indonesia secara global.

Pemanfaatan potensi wisata halal dunia menjadi langkah strategis BSI untuk memperluas basis nasabah dan memperkuat kontribusi bank syariah terhadap pertumbuhan ekonomi. Dengan integrasi layanan perbankan, kemudahan perjalanan internasional, dan kerja sama dengan maskapai ternama, BSI mampu menghadirkan ekosistem syariah yang lengkap, inklusif, dan mendukung pengembangan industri pariwisata halal di tingkat global.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index