JAKARTA - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam menjaga kepercayaan nasabah. Hingga Juli 2025, anak usaha Bank Rakyat Indonesia (BRI) ini telah menunaikan kewajiban pembayaran klaim dan manfaat asuransi senilai Rp2,85 triliun, sekaligus memastikan hak nasabah terpenuhi sesuai ketentuan polis dan regulasi yang berlaku.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata kemampuan BRI Life dalam mengelola risiko dan menjaga stabilitas keuangan, meski terus menanggung kewajiban pembayaran klaim yang signifikan. Rasio klaim perusahaan asuransi jiwa ini tercatat sebesar 57 persen, menunjukkan keseimbangan yang sehat antara pemenuhan kewajiban kepada nasabah dan kemampuan perusahaan menjaga solvabilitas.
Kepatuhan dan Transparansi sebagai Pilar Utama
Direktur Utama BRI Life, Aris Hartanto, menegaskan bahwa prinsip kehati-hatian, transparansi, dan kepatuhan terhadap regulasi menjadi fondasi utama dalam setiap aktivitas perusahaan. “BRI Life senantiasa memastikan hak nasabah terpenuhi melalui pembayaran klaim yang legitimate sesuai ketentuan polis dan regulasi yang berlaku,” ujar Aris.
Setiap pembayaran klaim maupun manfaat asuransi dilakukan berdasarkan prosedur operasional standar (SOP) yang ketat, sekaligus mematuhi arahan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini tidak hanya menjadi kewajiban hukum, tetapi juga sarana untuk menjaga akurasi, akuntabilitas, dan kualitas layanan bagi seluruh nasabah.
Fokus Bukan Hanya Pembayaran Klaim
BRI Life tidak hanya menekankan pada pemenuhan kewajiban finansial, tetapi juga aktif memperkuat literasi dan edukasi asuransi bagi masyarakat. Melalui berbagai program sosialisasi dan edukasi, perusahaan berupaya meningkatkan pemahaman publik mengenai manfaat proteksi jiwa sebagai penopang keuangan keluarga di tengah risiko kesehatan, kecelakaan, maupun risiko tutup usia.
“Penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa asuransi bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi bagian dari strategi keuangan keluarga yang sehat dan berkelanjutan,” tegas Aris.
Program literasi ini mencakup penyuluhan tentang jenis-jenis perlindungan asuransi, prosedur klaim, hingga tips pengelolaan risiko, sehingga nasabah mampu memaksimalkan manfaat polis mereka secara optimal.
Menjaga Kepercayaan di Tengah Tantangan
Konsistensi BRI Life dalam pembayaran klaim yang tepat waktu dan sesuai regulasi menjadi kunci dalam membangun dan mempertahankan kepercayaan nasabah. Dalam industri asuransi jiwa, reputasi perusahaan sangat bergantung pada kemampuan memenuhi kewajiban terhadap nasabah, terutama ketika nasabah menghadapi risiko yang memerlukan klaim.
“Dengan konsistensi dalam memberikan pelayanan terbaik, kami berharap dapat meningkatkan kepuasan nasabah sekaligus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan jiwa untuk masa depan keluarga mereka,” ujar Aris.
Rasio Klaim dan Solvabilitas yang Kuat
Pembayaran klaim sebesar Rp2,85 triliun hingga Juli 2025 menunjukkan bahwa BRI Life mampu menyeimbangkan antara tanggung jawab kepada nasabah dan menjaga kesehatan keuangan perusahaan. Rasio klaim 57 persen menjadi indikator bahwa perusahaan memiliki kapasitas yang cukup untuk menanggung kewajiban saat ini, sekaligus tetap mempertahankan solvabilitas yang kokoh.
Solvabilitas yang kuat ini memungkinkan BRI Life untuk terus mengembangkan bisnisnya, termasuk memperluas penetrasi pasar, memperkuat jaringan agen, dan meningkatkan kualitas layanan tanpa mengorbankan keamanan dana nasabah.
Edukasi sebagai Strategi Jangka Panjang
BRI Life juga menekankan pentingnya edukasi nasabah sebagai strategi jangka panjang. Melalui pendekatan ini, masyarakat tidak hanya memahami pentingnya proteksi, tetapi juga lebih aktif dalam memanfaatkan layanan asuransi sesuai kebutuhan mereka.
Upaya edukasi ini juga membantu mengurangi risiko klaim yang tidak sesuai prosedur, sehingga proses pelayanan menjadi lebih efisien dan memuaskan. Dengan demikian, literasi asuransi berperan sebagai fondasi bagi pertumbuhan industri yang berkelanjutan.
BRI Life membuktikan komitmennya dalam menunaikan kewajiban kepada nasabah dengan pembayaran klaim dan manfaat asuransi sebesar Rp2,85 triliun hingga Juli 2025. Perusahaan tidak hanya fokus pada pembayaran klaim, tetapi juga menekankan kepatuhan terhadap regulasi, transparansi, dan edukasi nasabah.
Dengan rasio klaim 57 persen dan solvabilitas yang kokoh, BRI Life siap menghadapi tantangan industri asuransi jiwa, sekaligus terus memperkuat kepercayaan nasabah. Program literasi dan edukasi yang berkelanjutan memastikan masyarakat memahami pentingnya proteksi jiwa, menjadikan asuransi sebagai bagian integral dari perencanaan keuangan keluarga.
Komitmen ini menegaskan bahwa BRI Life tidak sekadar perusahaan asuransi, tetapi mitra strategis bagi nasabah dalam menghadapi risiko kehidupan dan merencanakan masa depan yang lebih aman dan terproteksi.