KULINER

10 Makanan Khas Arab Saudi yang Wajib Dicicipi Saat Berkunjung

10 Makanan Khas Arab Saudi yang Wajib Dicicipi Saat Berkunjung
10 Makanan Khas Arab Saudi yang Wajib Dicicipi Saat Berkunjung

JAKARTA - Arab Saudi tak hanya dikenal sebagai pusat spiritual bagi umat Muslim, tetapi juga kaya akan kuliner tradisional yang menggugah selera. Negara ini menyajikan berbagai hidangan khas dengan cita rasa kuat, kaya rempah, dan sering menggunakan daging kambing, ayam, atau sapi sebagai bahan utama. Bagi wisatawan atau jamaah yang berkunjung untuk ibadah haji maupun umrah, menikmati kuliner lokal menjadi pengalaman yang tak boleh dilewatkan. Berikut rekomendasi makanan khas Arab Saudi yang patut dicoba.

1. Kabsa, Nasi Berbumbu Kaya Rempah

Kabsa adalah hidangan nasi berbumbu yang populer di seluruh Arab Saudi. Nasi dicampur dengan daging domba, ayam, atau kambing, ditambah rempah-rempah seperti kunyit, kayu manis, dan kardamom. Cita rasa yang kaya ini membuat Kabsa menjadi hidangan favorit di acara keluarga atau pesta besar, sekaligus mudah ditemui di restoran lokal.

2. Mandi, Daging Lembut dengan Nasi Aromatik

Mandi mirip dengan Kabsa, tetapi memiliki keunikan dalam cara memasak daging. Daging dimasak lambat dalam oven tanah liat, menghasilkan tekstur yang lembut dan rasa yang khas. Nasi aromatik yang disajikan bersama daging menjadikan Mandi hidangan utama yang memanjakan lidah.

3. Harees, Bubur Gandum Kaya Nutrisi

Harees merupakan bubur yang terbuat dari gandum dan daging, dimasak hingga kental selama beberapa jam. Hidangan ini populer saat bulan Ramadan, sekaligus menjadi menu sarapan favorit bagi jamaah haji dan umrah. Harees menawarkan rasa gurih yang lembut dan mudah dinikmati semua kalangan.

4. Sambusa, Camilan Gurih yang Praktis

Sambusa atau samosa adalah makanan ringan yang terdiri dari kulit tepung diisi daging, kacang, atau sayuran. Hidangan ini biasa dihidangkan sebagai camilan atau makanan pembuka. Praktis dan lezat, sambusa menjadi pilihan tepat untuk dinikmati sambil berjalan-jalan atau sebagai teman minum teh.

5. Mutabbaq, Martabak Ala Arab Saudi

Mutabbaq adalah versi Arab dari martabak, berbentuk pastri segitiga dan diisi dengan daging, keju, atau kacang. Tersedia di penjaja jalanan maupun restoran, Mutabbaq menawarkan tekstur renyah dan rasa gurih yang membuatnya menjadi camilan favorit penduduk lokal dan wisatawan.

6. Hummus, Pasta Kacang Sehat dan Lezat

Hummus adalah pasta kacang Arab (chickpea) yang dihaluskan, dicampur tahini, minyak zaitun, dan rempah. Biasanya dihidangkan sebagai pembuka atau saus pendamping roti. Kombinasi rasa gurih dan tekstur lembut membuat hummus populer di berbagai negara Timur Tengah.

7. Khubz, Roti Datar Serba Guna

Khubz adalah roti datar khas Timur Tengah yang sering menjadi pendamping hidangan lain, seperti daging panggang, hummus, atau falafel. Selain itu, roti ini juga digunakan sebagai wadah untuk menikmati shawarma atau kebab. Kesederhanaannya menjadikan Khubz makanan pokok yang tak tergantikan.

8. Jareesh, Gandum Bubur dengan Daging

Jareesh dibuat dari gandum yang direndam dan dihancurkan menjadi tekstur bubur, dimasak bersama daging domba atau ayam serta rempah-rempah. Hidangan ini memiliki rasa gurih yang kaya dan biasanya dijadikan menu utama dalam acara keluarga atau perayaan tertentu.

9. Aseedah, Kue Tradisional Istimewa

Aseedah adalah hidangan dari adonan gandum yang dimasak hingga kental, kemudian dicampur mentega atau madu. Kue ini kerap disajikan pada hari keagamaan seperti Maulid atau Eid, juga pada acara aqiqah dan upacara pemotongan rambut bayi baru lahir. Keunikan rasa dan tampilannya berbeda di tiap daerah, membuat Aseedah menjadi simbol kuliner tradisional Arab Saudi.

10. Maqshush, Makanan Penutup Nasional

Maqshush dinobatkan sebagai makanan nasional Arab Saudi pada 2023. Terbuat dari buckwheat, taburan ghee, madu, dan sirup kurma atau gula, hidangan penutup ini menghadirkan rasa manis alami yang khas. Maqshush menjadi hidangan penutup yang sempurna untuk menutup santap tradisional Arab Saudi.

Menikmati Kuliner Arab Saudi Saat Berkunjung

Meskipun jamaah haji dan umrah biasanya mendapatkan jatah makan terjadwal, tak ada salahnya menjajal kuliner lokal untuk pengalaman lebih lengkap. Setiap hidangan khas Arab Saudi memiliki keunikan tersendiri, baik dari cara memasak, kombinasi rempah, maupun tekstur yang ditawarkan. Dengan mencoba makanan-makanan ini, pengunjung dapat merasakan budaya Arab Saudi lebih mendalam dan menambah kesan menyenangkan selama perjalanan spiritual atau wisata.

Arab Saudi memang menawarkan ragam kuliner yang menggoda selera, mulai dari hidangan utama berbasis daging dan nasi, camilan renyah, hingga makanan penutup manis. Setiap makanan mencerminkan kekayaan budaya, rempah, dan tradisi yang telah diwariskan turun-temurun.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index