Gibran Jenguk Korban Demo DPR dan Beri Semangat Pemulihan

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 15:03:15 WIB
Gibran Jenguk Korban Demo DPR dan Beri Semangat Pemulihan

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka hadir langsung di tengah para korban kericuhan aksi demo yang terjadi di sekitar Gedung DPR. Kunjungan ini bukan sekadar formalitas; Gibran ingin memastikan para korban mendapatkan perhatian, perawatan, serta dukungan moral agar bisa pulih dari luka-luka yang dialami.

Kunjungan ke RS Pelni dan RSCM

Dari video yang beredar, Gibran terlihat menyambangi dua rumah sakit utama di Jakarta, yaitu RS Pelni dan RSCM. Ia memasuki ruang perawatan pasien satu per satu, berbincang hangat dengan mereka, serta menanyakan kondisi dan kronologi kejadian yang dialami korban.

Salah satu pasien yang dikunjunginya adalah Umar Amirudin, pengemudi ojek online asal Sukabumi yang menjadi korban kekerasan aparat saat kericuhan berlangsung. Meskipun percakapan keduanya tidak terdengar sepenuhnya, kehadiran Wapres memberi rasa perhatian dan empati langsung bagi korban.

Selain Umar, Gibran juga menemui sejumlah korban lain, mayoritas laki-laki. Dalam pertemuan itu, ia memberi semangat serta menekankan pentingnya fokus pada proses pemulihan.

“Tidur saja,” ucap Gibran menenangkan salah seorang korban yang berusaha bangun dari tempat tidur.

“Istirahat, tidur yang cukup, 3 hari lagi pulang,” katanya kepada korban lain, memberikan dorongan agar mereka tetap semangat menghadapi masa pemulihan.

Kronologi Kericuhan Demo di DPR

Kericuhan terjadi saat aksi demonstrasi buruh dan mahasiswa berlangsung di kawasan DPR. Bentrokan antara aparat dan massa menyebabkan banyak korban berjatuhan, baik yang mengalami luka maupun meninggal dunia.

Salah satu korban meninggal adalah Affan Kurniawan (21), pengemudi ojek online yang tewas setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Barracuda Brimob di Jalan Penjernihan I, Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Selain Affan, Umar Amirudin menjadi salah satu korban yang mengalami pengeroyokan aparat. Saat ini, ia masih menjalani perawatan intensif di RS Pelni. Kakaknya, Syaripudin, menjelaskan kondisi Umar:

“Di tangan ada, di kepala ini bekas injak. Ada bekas injakannya. Ini (lengan) enggak tahu patah atau bagaimana, katanya sakit,” ungkap Syaripudin.

Dukungan Moral dari Wapres Gibran

Kunjungan Gibran ke para korban bukan sekadar untuk meninjau kondisi medis, tetapi juga memberikan dukungan psikologis. Kehadiran Wapres di sisi pasien membantu menciptakan rasa aman dan perhatian, yang diyakini dapat mempercepat pemulihan fisik dan mental mereka.

Ia berbicara secara langsung, menanyakan kebutuhan pasien, memberikan motivasi, dan menekankan pentingnya istirahat selama masa perawatan. Interaksi hangat ini menegaskan kepedulian pemerintah terhadap warga yang terdampak insiden kekerasan.

Para korban menunjukkan reaksi positif terhadap kehadiran Gibran. Pesan sederhana tentang tidur dan pemulihan memberikan mereka rasa diperhatikan dan dorongan agar tetap kuat menghadapi luka yang dialami.

Pentingnya Pemulihan Fisik dan Psikologis

Kunjungan ini menekankan bahwa proses pemulihan bukan hanya soal fisik. Dukungan psikologis juga memainkan peran penting agar korban dapat kembali beraktivitas normal tanpa trauma berkepanjangan.

Dengan mendengarkan cerita korban secara langsung, Wapres Gibran mendapatkan gambaran nyata mengenai dampak kericuhan, termasuk cedera fisik dan trauma psikologis. Hal ini memungkinkan pemerintah merancang penanganan yang lebih efektif, baik dari sisi medis maupun sosial.

Kepedulian Humanis dalam Kepemimpinan

Kehadiran Wapres Gibran merupakan contoh kepemimpinan yang mengedepankan empati dan humanisme. Ia tidak hanya meninjau, tetapi hadir di tengah korban dengan pendekatan hangat dan personal, menunjukkan bahwa kepedulian terhadap rakyat bukan sekadar formalitas.

Pesan moral dan semangat yang diberikan Wapres diharapkan dapat menjadi energi positif bagi para korban. Selain itu, interaksi ini juga memberi pengakuan kepada keluarga korban atas penderitaan yang dialami oleh anggota keluarga mereka.

Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke korban kericuhan DPR menegaskan bahwa perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak insiden kekerasan bersifat nyata dan menyentuh langsung. Selain memastikan perawatan medis, Wapres juga memberikan dukungan moral yang penting untuk pemulihan fisik dan psikologis.

Kehadiran Wapres menjadi simbol kepemimpinan yang peduli, menekankan bahwa pemulihan korban bukan hanya tanggung jawab rumah sakit, tetapi juga menjadi perhatian pemerintah secara langsung. Dengan pendekatan humanis ini, para korban diharapkan dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas normal dengan semangat baru.

Terkini