BPJS

Praktis! Begini Cara Cek Iuran BPJS Kesehatan 2025

Praktis! Begini Cara Cek Iuran BPJS Kesehatan 2025
Praktis! Begini Cara Cek Iuran BPJS Kesehatan 2025

JAKARTA - Memastikan iuran BPJS Kesehatan selalu terbayar tepat waktu menjadi hal penting bagi setiap peserta. Pasalnya, keterlambatan membayar bisa berimbas pada nonaktifnya kepesertaan dan mempersulit akses layanan kesehatan. Apalagi pemerintah sudah mengumumkan bahwa mulai 2026 akan ada penyesuaian iuran BPJS Kesehatan sesuai dengan Nota Keuangan II RAPBN 2026. Kebijakan tersebut diambil agar keberlangsungan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap terjamin.

Kabar baiknya, peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) tidak perlu khawatir karena seluruh iuran mereka sudah ditanggung negara. Namun, bagi peserta mandiri, kenaikan iuran bisa saja terasa, sehingga penting untuk selalu mengontrol pembayaran agar tidak menunggak. Mengetahui cara cek iuran menjadi langkah sederhana namun krusial agar layanan BPJS Kesehatan tetap bisa digunakan kapan pun dibutuhkan.

Cara Mengecek Iuran BPJS Kesehatan

Pemerintah bersama BPJS Kesehatan telah menyediakan beragam saluran untuk memudahkan peserta memantau status pembayaran. Mulai dari aplikasi resmi, pesan instan, hingga layanan melalui e-commerce, semuanya bisa dipilih sesuai kebutuhan. Berikut penjelasannya:

1. Melalui Aplikasi JKN Mobile

Langkah pertama yang paling praktis adalah memanfaatkan aplikasi JKN Mobile. Bagi yang belum memilikinya, aplikasi ini bisa diunduh lewat Play Store maupun App Store.

Setelah terpasang, lakukan registrasi sebagai pengguna baru atau login menggunakan NIK dan kata sandi.

Pilih menu Info Iuran untuk mengetahui status tagihan.

Informasi yang tampil mencakup iuran yang sudah dibayar maupun yang masih menunggak.

Jika ada tunggakan, segera lakukan pembayaran agar layanan bisa dipakai kembali.

2. Lewat WhatsApp Pandawa

Selain aplikasi, BPJS Kesehatan juga membuka layanan WhatsApp resmi di nomor 08118165165.

Kirimkan pesan apapun ke nomor tersebut.

Pilih menu Informasi kemudian klik Cek Status Pembayaran.

Masukkan NIK serta tanggal lahir dengan format tahun-bulan-tanggal.

Sistem akan otomatis mengirimkan data iuran BPJS Kesehatan Anda.

3. Menggunakan SMS

Peserta juga bisa melakukan pengecekan sederhana lewat SMS.

Buka menu SMS pada ponsel.

Ketik format: TAGIHAN (Nomor BPJS Kesehatan) lalu kirim ke 087775500400.

Tidak lama, sistem akan membalas dengan detail informasi tagihan iuran.

4. Via E-commerce

Sejumlah platform belanja daring seperti Shopee, Tokopedia, dan marketplace lain juga menyediakan menu khusus untuk cek dan bayar BPJS Kesehatan.

Akses aplikasi e-commerce pilihan.

Cari menu Pembayaran BPJS Kesehatan.

Informasi tagihan akan langsung muncul di layar.

Jika ingin langsung membayar, ikuti instruksi dan pilih metode pembayaran yang tersedia, mulai dari mobile banking, e-wallet, hingga transfer bank.

Berbagai opsi di atas memungkinkan peserta menyesuaikan dengan kebiasaan masing-masing, sehingga tidak ada alasan untuk terlambat membayar.

Besaran Iuran Berdasarkan Kelas Layanan

BPJS Kesehatan membagi iuran sesuai dengan kelas layanan rawat inap. Perbedaan utamanya terletak pada fasilitas dan kenyamanan yang diperoleh peserta. Adapun rinciannya sebagai berikut:

-Kelas 1: Rp150.000 per orang per bulan.

-Kelas 2: Rp100.000 per orang per bulan.

-Kelas 3: Rp42.000 per orang per bulan.

Khusus peserta kelas 3, pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp7.000, sehingga yang dibayarkan peserta hanya Rp35.000. Sisanya ditanggung pemerintah.

Risiko Jika Menunggak Iuran

Kedisiplinan membayar iuran sangat penting. Jika menunggak, peserta akan menghadapi sejumlah konsekuensi, di antaranya:

-Status kepesertaan nonaktif.

-Tidak dapat menggunakan layanan kesehatan secara gratis.

-Akan dikenakan denda Rawat Inap Tingkat Lanjut (RITL) jika dalam waktu 45 hari setelah kartu kembali aktif peserta membutuhkan rawat inap.

-Wajib melunasi semua tunggakan agar kartu dapat digunakan kembali.

-Kondisi ini tentu bisa merepotkan, apalagi ketika peserta membutuhkan layanan kesehatan secara mendadak.

Mengapa Rutin Mengecek Iuran Itu Penting?

Dengan memantau status pembayaran secara berkala, peserta bisa mengantisipasi terjadinya tunggakan. Apalagi saat ini cara pengecekan semakin mudah, tidak terbatas pada kantor cabang atau loket pembayaran. Aplikasi digital hingga layanan pesan instan memungkinkan peserta mengecek kapan saja dan di mana saja.

Bagi keluarga, memastikan iuran selalu terbayar berarti menjamin akses kesehatan tetap terbuka. Hal ini sangat penting karena kesehatan adalah kebutuhan utama yang tidak bisa ditunda. Dengan layanan BPJS Kesehatan yang aktif, masyarakat bisa merasa lebih tenang dalam menghadapi risiko kesehatan.

Kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang akan berlaku pada 2026 memang menjadi perhatian banyak pihak. Namun, yang tak kalah penting adalah membiasakan diri untuk rutin mengecek dan membayar iuran tepat waktu mulai dari sekarang. Pemerintah telah menyediakan banyak cara mudah, mulai dari aplikasi JKN Mobile, WhatsApp Pandawa, SMS, hingga e-commerce.

Dengan kedisiplinan membayar dan memanfaatkan berbagai layanan cek iuran yang tersedia, peserta bisa memastikan dirinya dan keluarga tetap terlindungi. Bukan hanya menghindari denda, tetapi juga menjaga kepesertaan tetap aktif sehingga layanan kesehatan bisa digunakan kapan pun diperlukan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index