BBM

Penyesuaian Harga BBM Pertamina Berlaku Akhir Januari 2026 Secara Bertahap

Penyesuaian Harga BBM Pertamina Berlaku Akhir Januari 2026 Secara Bertahap
Penyesuaian Harga BBM Pertamina Berlaku Akhir Januari 2026 Secara Bertahap

JAKARTA - Harga BBM Pertamina pada Jumat, 30 Januari 2026, menjadi perhatian masyarakat di akhir bulan. 

Informasi ini penting karena berkaitan langsung dengan kebutuhan mobilitas dan aktivitas ekonomi harian. Pada periode ini, Pertamina menetapkan kebijakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi.

Penurunan harga BBM nonsubsidi dilakukan pada beberapa jenis bahan bakar. Langkah ini memberikan sinyal stabilitas di tengah dinamika harga energi global. Masyarakat pun mencermati jenis BBM apa saja yang mengalami perubahan harga.

Jenis BBM nonsubsidi yang turun meliputi Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex. Penyesuaian tersebut berlaku secara nasional dengan variasi wilayah. Harga yang ditetapkan disesuaikan dengan ketentuan daerah masing-masing.

Rincian Penyesuaian BBM Nonsubsidi

Untuk wilayah dengan PBBKB 5 persen seperti DKI Jakarta dan sekitarnya, harga Pertamax kini Rp12.350 per liter. Angka tersebut turun dari harga sebelumnya sebesar Rp12.750 per liter. Penurunan ini menjadi salah satu yang paling diperhatikan konsumen.

Harga Pertamax Turbo juga mengalami koreksi menjadi Rp13.400 per liter. Sebelumnya, jenis BBM ini dijual dengan harga Rp13.750 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 kini dibanderol Rp13.150 per liter.

Harga Pertamax Green 95 tersebut turun dari sebelumnya Rp13.500 per liter. Penyesuaian ini menambah daftar BBM berkualitas tinggi yang mengalami penurunan harga. Konsumen pengguna kendaraan ramah lingkungan turut merasakan dampaknya.

Perubahan Harga Dex Series dan BBM Subsidi

Selain bensin, BBM jenis solar nonsubsidi juga mengalami penurunan harga. Dexlite kini dijual Rp13.500 per liter dari sebelumnya Rp14.700 per liter. Pertamina Dex turut turun menjadi Rp13.600 per liter dari Rp15.000 per liter.

Penurunan harga ini cukup signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi tersebut memberi ruang penghematan bagi sektor transportasi dan logistik. Dampaknya dirasakan langsung oleh pelaku usaha dan konsumen individu.

Sementara itu, harga BBM subsidi tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap dipatok Rp10.000 per liter dan Bio Solar berada di angka Rp6.800 per liter. Kebijakan ini menjaga stabilitas harga kebutuhan dasar masyarakat.

Harga BBM di Wilayah Barat dan Tengah Indonesia

Di Aceh dan Sumatra Utara, harga Pertamax tercatat Rp12.500 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.400 per liter dan Dexlite Rp13.800 per liter. Solar tetap berada pada harga Rp6.800 per liter.

Untuk wilayah Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Bengkulu, harga Pertamax mencapai Rp12.800 per liter. Pertamax Turbo dibanderol Rp13.700 per liter dan Dexlite Rp14.100 per liter. Pertamina Dex dijual Rp14.200 per liter di wilayah ini.

Di DKI Jakarta, Banten, serta Pulau Jawa, harga Pertamax tercatat Rp12.350 per liter. Pertamax Green 95 dijual Rp13.150 per liter dan Dexlite Rp13.500 per liter. Harga Solar tetap Rp6.800 per liter.

Harga BBM di Kawasan Timur Indonesia

Wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat menetapkan harga Pertamax Rp12.350 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.400 per liter dan Dexlite Rp13.500 per liter. Pertamina Dex berada di angka Rp13.600 per liter.

Di Nusa Tenggara Timur, harga Pertamax mencapai Rp12.650 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.700 per liter dan Dexlite Rp13.800 per liter. Bio Solar nonsubsidi ditetapkan Rp13.700 per liter.

Untuk wilayah Papua dan Papua Barat, harga Pertamax tercatat Rp12.650 per liter. Dexlite dijual Rp13.800 per liter dan Solar tetap Rp6.800 per liter. Harga ini mencerminkan kebijakan yang relatif stabil hingga akhir Januari 2026.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index