Arsenal

Arsenal Kantongi Rp1 Triliun Usai Sapu Bersih Liga Champions

Arsenal Kantongi Rp1 Triliun Usai Sapu Bersih Liga Champions
Arsenal Kantongi Rp1 Triliun Usai Sapu Bersih Liga Champions

JAKARTA - Keberhasilan Arsenal di panggung Eropa musim ini tidak hanya berbuah prestasi di atas lapangan, tetapi juga mendatangkan keuntungan finansial yang luar biasa. Setelah memastikan posisi sebagai penguasa klasemen akhir fase liga dengan rekor kemenangan sempurna, klub asal London Utara ini kini bersiap menerima kucuran dana segar yang akan memperkuat daya beli mereka di bursa transfer. Dominasi skuad asuhan Mikel Arteta dalam format baru Liga Champions ini membuktikan bahwa efisiensi taktis bisa berjalan seiring dengan kesuksesan komersial yang masif.

Dana hadiah yang melimpah ini menjadi modal krusial bagi manajemen klub untuk terus membangun kekuatan skuad. Dengan jaminan keamanan finansial dari UEFA, Arsenal kini memiliki fleksibilitas lebih besar untuk bermanuver, baik dalam hari-hari terakhir bursa transfer musim dingin ini maupun rencana ambisius pada jendela transfer musim panas mendatang.

Keuntungan Strategis dan Efek Dominasi Rekor Sempurna

Arsenal menjadi satu-satunya tim yang membanggakan rekor 100 persen di Liga Champions musim ini. Gunners asuhan Mikel Arteta telah menyelesaikan fase ini dengan poin maksimal (24) dan menjadi satu-satunya tim di seluruh kompetisi yang memenangkan kedelapan pertandingan grup mereka. Prestasi ini memberikan keuntungan ganda yang sangat signifikan bagi perjalanan mereka menuju tangga juara.

Penghargaan ini juga berarti Arsenal langsung melaju ke babak 16 besar—sesuatu yang sudah mereka pastikan dengan satu pertandingan tersisa—sehingga terhindar dari babak play-off yang melelahkan. Tidak hanya itu, mereka juga akan mendapatkan hak untuk memainkan laga kandang pada leg kedua di babak 16 besar, perempat final, hingga semifinal, jika mereka berhasil melangkah sejauh itu. Hal ini secara efektif bisa terbukti lebih penting daripada uang hadiah itu sendiri karena faktor dukungan suporter di Emirates Stadium.

Distribusi Dana Rekor dari UEFA dan Pendapatan Dasar

Pada musim ini, UEFA akan mendistribusikan total pot rekor sebesar £2,88 miliar (sekitar Rp57,6 triliun) di seluruh kompetisi Liga Champions, Piala Super, Liga Europa, dan Liga Konferensi. Dari jumlah tersebut, angka fantastis sebesar £2,14 miliar diperebutkan di kompetisi elite antarklub Eropa, dan Arsenal telah meraup lebih banyak uang tunai dibandingkan tim lainnya sejauh ini.

Setiap dari 36 peserta menerima biaya dasar sebesar £16,18 juta. Klub-klub yang berhasil mengamankan posisi delapan besar dan melaju langsung ke babak 16 besar, seperti Arsenal, juga mengantongi dana tambahan sebesar £9,56 juta. Struktur pembagian ini sengaja dirancang untuk memberikan apresiasi lebih bagi tim-tim yang menunjukkan konsistensi tinggi sepanjang fase liga.

Akumulasi Bonus Kemenangan dan Bonus Posisi Klasemen

Kemenangan di fase liga juga bernilai sangat tinggi, yakni £1,82 juta per pertandingan. Arsenal, tentu saja, mencatatkan delapan kemenangan tersebut setelah mengalahkan tim-tim kuat seperti Athletic Bilbao, Olympiacos, Atletico Madrid, Slavia Prague, Bayern Munich, Club Brugge, Inter Milan, dan terakhir FC Kairat Almaty. Kemenangan-kemenangan itu saja bernilai total £14,56 juta (sekitar Rp291 miliar).

Selain itu, klub juga menerima £239.000 untuk setiap posisi di klasemen akhir liga. Sebagai perbandingan, Kairat yang finis di peringkat ke-36 atau dasar klasemen hanya membawa pulang angka tersebut satu kali. Sementara itu, Arsenal yang menjadi raja klasemen berhasil mengantongi sekitar £8,6 juta untuk posisi puncak mereka. Akumulasi dari seluruh bonus ini membawa total hadiah uang Arsenal hingga saat ini mencapai angka £48,9 juta (sekitar Rp1 triliun).

Proyeksi Pendapatan Tambahan hingga Partai Final di Budapest

Pundi-pundi uang Arsenal masih sangat mungkin bertambah jika mereka mampu mempertahankan performa impresif ini di fase gugur. Jika The Gunners melaju ke perempat final, mereka akan menerima kucuran dana lagi sebesar £10,85 juta, sementara semifinalis akan mendapatkan tambahan £13 juta. Keberhasilan menembus babak final, yang tahun ini akan digelar di Puskas Arena, Budapest, akan memberikan bonus ekstra sebesar £16,07 juta.

Terakhir, tim yang keluar sebagai pemenang kompetisi akan mendapatkan bonus juara sebesar £5,64 juta. Jadi, secara total, Arsenal masih bisa mendapatkan tambahan £45,56 juta lagi jika mereka mampu melangkah jauh dan memenangkan Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka. Potensi total pendapatan yang bisa menyentuh angka lebih dari Rp1,8 triliun ini tentu menjadi motivasi tambahan bagi seluruh elemen klub untuk mengukir sejarah baru di kancah Eropa.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index