JAKARTA - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI telah mengalami transformasi besar dari sekadar fitur tambahan menjadi kebutuhan pokok dalam aktivitas digital masyarakat modern.
Data internal terbaru dari raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung Electronics, mengungkapkan fakta menarik mengenai pola penggunaan ekosistem Galaxy AI pada perangkat mereka. Berdasarkan statistik yang dirilis, tingkat adopsi fitur cerdas ini pada jajaran ponsel flagship Samsung mengalami kenaikan drastis yang mencerminkan ketergantungan pengguna terhadap efisiensi digital.
Tercatat pada periode tahun 2024, angka penggunaan fitur AI tersebut masih berada di level 71,6 persen bagi para pemegang perangkat premium perusahaan tersebut. Namun, angka ini meroket tajam hingga menyentuh 86,9 persen pada hari Rabu, 28 Januari 2026 yang menunjukkan tren positif di pasar global. Hal ini menandakan bahwa hampir sembilan dari sepuluh pengguna perangkat kelas atas Samsung kini secara aktif memanfaatkan AI untuk menunjang produktivitas dan kreativitas mereka sehari-hari.
Pergeseran Paradigma Interaksi Pengguna Terhadap Ponsel Pintar
MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, menyampaikan bahwa dalam kurun waktu dua tahun terakhir, Galaxy AI telah mendefinisikan ulang standar efisiensi. Menurut Ilham, tingginya angka adopsi tersebut membuktikan bahwa teknologi ini bukan lagi sekadar eksperimen fitur pelengkap semata bagi para konsumen. Sebaliknya, AI kini telah menjadi bagian integral dari rutinitas digital yang digunakan untuk mempercepat berbagai proses kerja yang sebelumnya dianggap cukup rumit.
Peningkatan penggunaan yang mencapai angka signifikan tersebut mengindikasikan adanya pergeseran cara pandang konsumen dalam berinteraksi dengan perangkat komunikasi cerdas milik mereka. Pengguna tidak lagi memandang ponsel hanya sebagai alat komunikasi, melainkan sebagai asisten pribadi yang proaktif dalam mengolah informasi dan konten visual secara instan. Kehadiran kecerdasan buatan ini memberikan kemudahan dalam mencari data tanpa harus berpindah-pindah aplikasi, sehingga waktu pengerjaan tugas menjadi jauh lebih singkat dan efisien.
Fitur Favorit Yang Paling Banyak Dimanfaatkan Konsumen
Di antara sekian banyak kemampuan yang ditawarkan, fitur Circle to Search with Google menjadi yang paling mendominasi dengan tingkat penggunaan mencapai angka 76 persen. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk melakukan pencarian informasi mengenai objek apa pun yang muncul di layar hanya dengan gerakan melingkar yang sangat praktis. Kemudahan navigasi dan kecepatan pencarian data menjadi alasan utama mengapa fitur kolaborasi ini begitu digemari oleh mayoritas pemilik perangkat flagship Samsung.
Selain pencarian informasi, fitur berbasis visual seperti Photo Assist dan Generative Edit juga menjadi andalan utama bagi para pengguna yang gemar berkreasi. Dengan bantuan AI, proses penyuntingan foto yang sebelumnya membutuhkan keahlian desain grafis khusus kini dapat dilakukan dengan beberapa ketukan sederhana saja. Pengguna dapat dengan mudah memindahkan objek, menyesuaikan komposisi gambar, hingga mengisi latar belakang secara natural untuk menghasilkan konten berkualitas profesional dalam waktu singkat.
Peningkatan Produktivitas Dan Solusi Komunikasi Bisnis
Dalam sektor profesional, kehadiran Galaxy AI terbukti mampu mengubah paradigma kerja menjadi lebih cerdas melalui penyederhanaan berbagai aktivitas harian yang repetitif. Fitur seperti Live Translate dan Interpreter menjadi solusi jitu bagi mereka yang sering melakukan komunikasi bisnis internasional karena mampu menghilangkan hambatan bahasa secara real-time. Kemampuan menerjemahkan percakapan secara langsung tanpa memerlukan aplikasi pihak ketiga memberikan keuntungan kompetitif bagi para pelaku usaha di era globalisasi.
Selain urusan bahasa, Transcript Assist juga menjadi tumpuan bagi para pekerja kantoran dalam mengotomatisasi proses transkripsi rapat yang seringkali memakan banyak waktu. Fitur ini secara akurat mampu membedakan suara antar pembicara serta menyusun ringkasan poin-poin penting dari hasil diskusi panjang secara sistematis. Ditambah dengan kehadiran fitur Now Brief, pengguna dapat memulai hari dengan lebih terstruktur karena semua jadwal dan prioritas harian tersaji dalam satu tampilan terpadu.
Dukungan Kreativitas Melalui Inovasi Fitur Audio Visual
Galaxy AI tidak hanya fokus pada urusan pekerjaan, tetapi juga menurunkan hambatan teknis yang selama ini menghambat proses kreatif bagi para pembuat konten. Fitur Audio Eraser menjadi salah satu inovasi yang sangat diapresiasi karena memberikan solusi praktis dalam proses penyuntingan video yang diambil di tempat ramai. Kreator konten kini dapat memisahkan suara utama dari kebisingan latar belakang dengan presisi yang tinggi, sehingga kualitas audio tetap terjaga jernih tanpa perlu perangkat rekaman mahal.
Integrasi menyeluruh antara perangkat keras yang mumpuni dengan perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan ini menciptakan ekosistem digital yang sangat suportif bagi perkembangan ide-ide baru. Kemampuan AI dalam memahami konteks kebutuhan pengguna membuat setiap interaksi terasa lebih personal dan intuitif dari waktu ke waktu. Dengan angka adopsi yang terus merangkak naik, masa depan teknologi seluler dipastikan akan semakin terikat erat dengan perkembangan algoritma cerdas yang memudahkan segala aspek kehidupan manusia.