JAKARTA - Harga kebutuhan pokok masyarakat Jawa Timur kembali menunjukkan pergerakan yang dinamis. Sejumlah komoditas dapur mengalami kenaikan, terutama kelompok cabai dan minyak goreng premium, sementara beberapa bahan pangan sumber protein justru mencatat penurunan harga.
Fluktuasi ini menjadi perhatian penting bagi masyarakat karena berpengaruh langsung pada pengeluaran rumah tangga. Dengan kondisi harga yang berubah dari hari ke hari, pemantauan rutin menjadi langkah bijak agar belanja tetap terkendali dan tidak membebani keuangan keluarga.
Memantau harga sembako setiap hari menjadi hal yang tak boleh diabaikan. Selain membantu masyarakat dalam mengatur belanja harian, informasi ini juga penting untuk menjaga kestabilan pengeluaran rumah tangga agar tidak membengkak di tengah situasi harga yang tidak menentu.
Makna Sembako dan Kebutuhan Dasar Masyarakat
Sembako adalah singkatan dari sembilan bahan pokok. Sembako merupakan kebutuhan dasar yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan gizi dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
Sembilan jenis kebutuhan pokok masyarakat tersebut terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng dan mentega, daging sapi dan daging ayam, telur ayam, susu, bawang merah dan bawang putih, gas elpiji dan minyak tanah, serta garam.
Selain sembilan bahan pokok tersebut, harga kebutuhan dapur yang tidak kalah penting adalah cabai. Berikut daftar harga sembako terbaru di Jawa Timur, Rabu 28 Januari 2026, dirangkum dari sistem informasi ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok (Siskaperbapo) di Jawa Timur.
Beras Premium: Rp 14.854/kg
Beras Medium: Rp 12.893/kg
Gula kristal putih: Rp 16.609/kg
Minyak goreng curah: Rp 18.630/kg
Minyak goreng kemasan premium: Rp 20.564/liter
Minyak goreng kemasan sederhana: Rp 17.483/liter
Minyak goreng Minyakita: Rp 16.759/liter
Daging sapi paha belakang: Rp 119.207/kg
Daging ayam ras: Rp 35.906/kg
Daging ayam kampung: Rp 68.574/kg
Telur ayam ras: Rp 27.417/kg
Telur ayam kampung: Rp 45.576/kg
Susu kental manis merek Bendera: Rp 12.658 370 gr/kl
Susu kental manis merek Indomilk: Rp 12.621 370 gr/kl
Susu bubuk merek Bendera: Rp 41.640 400 gr/dos
Susu bubuk merek Indomilk: Rp 41.094 400 gr/dos
Garam bata: Rp 1.782
Garam halus: Rp 9.378/kg
Cabai merah keriting: Rp 27.668/kg
Cabai merah besar: Rp 26.353/kg
Cabai rawit merah: Rp 50.864/kg
Bawang merah: Rp 33.339/kg
Bawang putih: Rp 32.735/kg
Gas elpiji: Rp 19.861
Cabai dan Minyak Goreng Jadi Penyumbang Kenaikan
Dari data hari ini, kelompok cabai menjadi komoditas yang paling terasa kenaikannya. Cabai merah keriting naik Rp 205 atau 0,75 persen. Cabai merah besar melonjak Rp 1.416 atau 5,68 persen. Sementara itu, cabai rawit merah mengalami kenaikan paling tinggi, yaitu Rp 2.983 atau 6,23 persen.
Selain cabai, minyak goreng kemasan premium juga ikut merangkak naik sebesar Rp 253 atau 1,24 persen. Kenaikan ini turut memengaruhi biaya belanja dapur karena minyak goreng merupakan bahan pokok yang hampir selalu digunakan dalam aktivitas memasak sehari-hari.
Daging, Telur Kampung, dan Bawang Merah Turun
Di tengah kenaikan beberapa komoditas, terdapat pula kabar yang sedikit meringankan. Harga daging sapi tercatat turun Rp 505 atau 0,42 persen. Daging ayam kampung juga mengalami penurunan sebesar Rp 502 atau 0,73 persen.
Komoditas protein lainnya, yakni telur ayam kampung, turun Rp 371 atau 0,81 persen. Sementara dari kelompok bumbu dapur, bawang merah turun Rp 296 atau 0,88 persen. Penurunan ini setidaknya memberi ruang bagi masyarakat untuk menyeimbangkan belanja ketika harga cabai sedang tinggi.
Secara umum, bahan pokok lainnya relatif stabil tanpa perubahan berarti, sehingga gejolak harga hari ini lebih terpusat pada komoditas tertentu saja.