JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry menyiapkan armada besar untuk menghadapi mudik Lebaran 2026.
Fokusnya adalah memastikan jalur penyeberangan padat seperti Jawa-Sumatera tetap lancar. Persiapan ini mencakup kapal, pelabuhan, dan koordinasi lintas instansi.
Persiapan Armada Kapal
ASDP menyiapkan lebih dari 60 kapal penyeberangan untuk rute strategis Jawa-Sumatera. Kapal-kapal ini ditempatkan di berbagai pelabuhan untuk memastikan distribusi layanan merata. Semua kapal telah dicek dan dipastikan siap beroperasi untuk puncak arus mudik.
Selain armada, sarana pendukung di pelabuhan juga disiapkan. Prosedur keselamatan dan layanan penumpang diperbarui dari evaluasi mudik tahun sebelumnya. Tujuannya adalah mempercepat arus kendaraan dan meningkatkan kenyamanan pemudik.
Koordinasi Lintas Instansi
ASDP bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri. Koordinasi ini mencakup pengaturan arus kendaraan dan jadwal kapal. Dengan sinergi yang baik, potensi kemacetan dapat diminimalkan sejak awal.
Kolaborasi juga dilakukan dengan operator kapal dan pelabuhan lokal. Semua pihak dilibatkan agar pelayanan berjalan konsisten dan terkendali. Hal ini penting untuk menjaga keselamatan dan efisiensi operasional.
Fokus Jalur Padat Jawa-Sumatera
Lintasan Merak-Bakauheni menjadi prioritas karena volume pemudik tinggi. Armada ditempatkan secara strategis untuk memenuhi permintaan puncak arus mudik. Penempatan ini memungkinkan kapal beroperasi dengan ritme tinggi tanpa mengurangi keamanan.
Selain itu, jalur lain yang kerap padat juga mendapat perhatian khusus. Kapal standby siap menyesuaikan kebutuhan jika terjadi lonjakan penumpang. Pendekatan ini diharapkan membuat pengalaman mudik lebih nyaman dan lancar.
Evaluasi dan Perbaikan Layanan
Setiap persiapan mengacu pada evaluasi tahun sebelumnya. Penyesuaian dilakukan pada jadwal kapal, fasilitas pelabuhan, dan alur kendaraan. Tujuannya adalah mengurangi potensi gangguan dan memastikan arus mudik lebih cepat.
Selain itu, pelabuhan dilengkapi fasilitas tambahan untuk kenyamanan penumpang. Informasi jadwal dan pelayanan publik diperluas agar mudah diakses. Semua langkah ini memperkuat kesiapan menghadapi puncak mudik Lebaran.
Harapan dan Target Pelayanan
ASDP berharap mudik Lebaran 2026 dapat berjalan aman dan terkendali. Kesiapan armada, pelabuhan, dan koordinasi sejak jauh hari menjadi kunci sukses. Dengan langkah ini, pemudik dapat menikmati perjalanan lebih nyaman tanpa khawatir kendala operasional.
Pengalaman tahun sebelumnya dijadikan acuan untuk meningkatkan kualitas layanan. Semua pihak terlibat bekerja sama demi kelancaran transportasi penyeberangan. Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen ASDP dalam mendukung tradisi mudik nasional.