Harga Wuling Air ev Naik Awal 2026, Kini Tak Ada Lagi di Bawah Rp 200 Juta

Rabu, 28 Januari 2026 | 12:20:01 WIB
Harga Wuling Air ev Naik Awal 2026, Kini Tak Ada Lagi di Bawah Rp 200 Juta

JAKARTA - Memasuki Januari 2026, harga Wuling Air ev terpantau mengalami penyesuaian. Model mobil listrik mungil andalan Wuling itu kini tidak lagi dijual dengan banderol di bawah Rp 200 juta seperti sebelumnya.

Berdasarkan informasi terbaru dari laman resmi Wuling Indonesia, harga Wuling Air ev yang berlaku mulai 1 Januari 2026 kini dibuka dari kisaran Rp 214 jutaan. Angka ini menunjukkan kenaikan dibandingkan harga pada November 2025 lalu.

Dalam catatan sebelumnya, varian termurah Wuling Air ev masih berada di kisaran Rp 184 jutaan, sementara versi termahalnya saat itu menyentuh Rp 252 juta. Kini, bukan hanya varian dasar yang naik, versi tertingginya bahkan sudah menembus angka Rp 300 juta.

Menariknya, dalam daftar harga terbaru tersebut tidak tercantum keterangan terkait insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Seperti diketahui, Wuling termasuk salah satu produsen yang sebelumnya mendapat fasilitas insentif PPN untuk mobil listrik, di mana konsumen hanya menanggung PPN sebesar 2 persen dari tarif normal 12 persen.

Sampai saat ini, pemerintah juga belum mengumumkan secara resmi kelanjutan insentif otomotif yang berlaku pada 2026. Hal ini membuat harga baru yang muncul diduga sudah memperhitungkan perubahan atau berakhirnya skema insentif sebelumnya.

Berikut daftar harga terbaru Wuling Air ev per Januari 2026 (OTR Jakarta):

Wuling Air ev Lite Standard Range: Rp 214 jutaan

Wuling Air ev Lite Long Range: Rp 251 jutaan

Wuling Air ev Pro Long Range: Rp 307 jutaan

Perlu dicatat, harga tersebut berlaku untuk wilayah Jakarta dan bisa berbeda di kota lain tergantung kebijakan daerah serta biaya distribusi.

Spesifikasi Ringkas Wuling Air ev

Sebagai mobil listrik berdimensi kompak, Wuling Air ev dirancang untuk mobilitas perkotaan. Mobil ini memiliki panjang 2.974 mm, lebar 1.505 mm, dan tinggi 1.631 mm, dengan jarak sumbu roda 2.010 mm. Kabinnya mampu menampung empat penumpang dan menggunakan ban berukuran 12 inci. Sistem kemudi sudah mengandalkan electric power steering.

Untuk varian Lite dengan jarak tempuh 200 km, mobil ini dibekali baterai tipe LFP berkapasitas 17,3 kWh. Motor listriknya menghasilkan tenaga 30 kW dengan torsi 110 Nm. Dari sisi fitur keselamatan, varian ini sudah dilengkapi airbag pengemudi, ABS dan EBD, Isofix, tire pressure monitoring system, serta immobilizer.

Sementara itu, versi Lite Long Range dengan jarak tempuh hingga 300 km menggunakan baterai LFP berkapasitas 26,7 kWh. Tenaga dan torsinya sama, yakni 30 kW dan 110 Nm, dengan fitur yang tidak jauh berbeda dari varian Standard Range.

Di posisi tertinggi ada Wuling Air ev Pro Long Range 300 km. Varian ini menawarkan fitur keselamatan yang lebih lengkap, termasuk dua airbag (pengemudi dan penumpang depan), ABS dan EBD, electronic stability control, electric parking brake dengan automatic vehicle holding, hill hold control, Isofix, tire pressure monitoring system, serta immobilizer.

Dengan kenaikan harga ini, Wuling Air ev tetap menjadi salah satu mobil listrik paling terjangkau di pasar Indonesia, meski kini sudah tak lagi bermain di bawah Rp 200 juta.

Terkini