BRI

BRI Pematangsiantar Genjot UMKM Lewat Penyaluran KUR

BRI Pematangsiantar Genjot UMKM Lewat Penyaluran KUR
BRI Pematangsiantar Genjot UMKM Lewat Penyaluran KUR

JAKARTA - Penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus menjadi fokus utama perbankan nasional dalam menopang perekonomian daerah. Di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Branch Office Pematangsiantar secara konsisten menjalankan peran tersebut dengan menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pelaku usaha produktif.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen BRI dalam mendukung ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan. Penyaluran KUR tidak hanya menjadi instrumen pembiayaan, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan agar UMKM mampu bertahan, berkembang, dan meningkatkan skala usahanya di tengah dinamika ekonomi.

Melalui akses pembiayaan yang inklusif, BRI berupaya memastikan bahwa pelaku UMKM memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh dukungan permodalan. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat pada sektor tertentu, melainkan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Komitmen BRI Dorong Ekonomi Kerakyatan

Pimpinan Cabang BRI Pematangsiantar, Alvin Nur Muhammad, menyampaikan bahwa penyaluran KUR merupakan wujud nyata dari peran strategis BRI sebagai bank yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi rakyat. Menurutnya, KUR menjadi salah satu instrumen penting untuk mendorong pertumbuhan UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Penyaluran KUR BRI ditujukan untuk membantu pelaku usaha dalam meningkatkan kapasitas bisnis, memperkuat struktur permodalan, serta menciptakan usaha yang sehat dan produktif. Dengan dukungan pembiayaan yang tepat, UMKM diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan memperluas pasar.

“BRI berkomitmen untuk terus hadir mendampingi pelaku UMKM,” ujar Alvin.

Ia menambahkan bahwa melalui penyaluran KUR, BRI ingin memastikan akses pembiayaan yang adil dan berkelanjutan. Dengan akses tersebut, UMKM diharapkan dapat tumbuh, naik kelas, serta memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah.

KUR sebagai Solusi Pembiayaan Inklusif

Kredit Usaha Rakyat yang disalurkan BRI dirancang dengan skema pembiayaan yang mudah diakses oleh pelaku UMKM. Bunga yang rendah, proses yang cepat, serta persyaratan yang relatif sederhana menjadikan KUR sebagai solusi pembiayaan yang inklusif bagi berbagai lapisan pelaku usaha.

Kemudahan tersebut diharapkan mampu mengurangi kendala klasik yang selama ini dihadapi UMKM dalam mengakses permodalan formal. Dengan dukungan KUR, pelaku usaha dapat lebih fokus pada pengembangan bisnis, peningkatan kualitas produk, serta penguatan manajemen usaha.

BRI juga memastikan bahwa penyaluran KUR dilakukan secara tepat sasaran kepada sektor-sektor produktif yang memiliki potensi pertumbuhan. Hal ini sejalan dengan upaya menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan nilai tambah.

Realisasi Penyaluran KUR Sepanjang 2025

Sepanjang tahun 2025, BRI Pematangsiantar mencatatkan penyaluran KUR sebesar Rp722,2 miliar. Dana tersebut disalurkan ke berbagai sektor produktif, mulai dari perdagangan, pertanian, perkebunan, jasa, hingga industri rumah tangga.

Besarnya realisasi penyaluran KUR ini mencerminkan tingginya kebutuhan pembiayaan di sektor UMKM sekaligus menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap BRI sebagai mitra keuangan. Penyaluran yang merata ke berbagai sektor diharapkan mampu memperkuat struktur ekonomi lokal dan menciptakan pertumbuhan yang lebih seimbang.

Dengan dukungan pembiayaan tersebut, banyak pelaku UMKM yang dapat meningkatkan skala usaha, memperluas jaringan distribusi, serta membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar.

Didukung Jaringan dan Pendampingan Intensif

Penyaluran KUR BRI Pematangsiantar didukung oleh jaringan layanan yang luas. Saat ini, BRI Pematangsiantar memiliki 14 BRI Unit dan satu Kantor Cabang Pembantu yang tersebar di wilayah kerja. Selain itu, lebih dari 90 tenaga marketing aktif melakukan pendampingan dan edukasi keuangan kepada pelaku usaha.

Pendampingan ini menjadi nilai tambah dalam penyaluran KUR, karena tidak hanya berfokus pada pembiayaan, tetapi juga pada peningkatan literasi dan kapasitas usaha. Melalui edukasi keuangan, pelaku UMKM dibekali pemahaman tentang pengelolaan keuangan, perencanaan usaha, serta pemanfaatan layanan perbankan secara optimal.

Dengan pendekatan ini, BRI berharap UMKM tidak hanya menerima modal, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengelola usaha secara berkelanjutan.

Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital

Selain pembiayaan, BRI Pematangsiantar juga mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan ekosistem digital. Berbagai layanan BRI Digital Banking, seperti BRImo, Qlola, merchant QRIS, serta program pemberdayaan lainnya diperkenalkan agar UMKM semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Pemanfaatan layanan digital diharapkan mampu meningkatkan efisiensi transaksi, memperluas akses pasar, serta memperkuat daya saing UMKM di era digital. Dengan integrasi antara pembiayaan dan digitalisasi, UMKM dapat bergerak lebih lincah dan responsif terhadap kebutuhan pasar.

Optimisme Perkuat Ketahanan Ekonomi Lokal

Melalui penyaluran KUR yang berkelanjutan, BRI Pematangsiantar optimis dapat berkontribusi dalam memperkuat ketahanan ekonomi lokal. Dukungan terhadap UMKM diyakini mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Upaya ini juga sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat sektor UMKM sebagai pilar utama pembangunan ekonomi nasional. Dengan sinergi antara perbankan, pelaku usaha, dan pemerintah, pertumbuhan ekonomi daerah diharapkan dapat terus terjaga secara berkesinambungan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index