Prabowo

Prabowo Fokus Pendidikan Global Lewat 10 Kampus Baru dalam Rapat Hambalang

Prabowo Fokus Pendidikan Global Lewat 10 Kampus Baru dalam Rapat Hambalang
Prabowo Fokus Pendidikan Global Lewat 10 Kampus Baru dalam Rapat Hambalang

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan intensif dengan anggota Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Fokus utama rapat adalah pengembangan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan universitas-universitas ternama di Inggris Raya. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi di Tanah Air.

Turut hadir Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. 

Brian melaporkan bahwa inisiatif pembangunan 10 kampus baru berstandar dunia mendapat respons positif dari pihak mitra. Program ini akan menekankan bidang kesehatan dan sains, termasuk STEM, untuk meningkatkan kualitas SDM nasional.

Prabowo menekankan pentingnya kolaborasi internasional agar Indonesia bisa mengejar standar pendidikan global. Ia menilai program ini akan menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing di tingkat internasional. Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan jumlah tenaga profesional berkualitas di berbagai sektor.

Inisiatif Kolaborasi Internasional

Sebelumnya, Prabowo telah mengundang universitas terkemuka Inggris untuk menjalin kerja sama dalam pendirian universitas baru di Indonesia. Ajakan tersebut disampaikan saat forum UK-Indonesia Education Roundtable di London. Tujuannya adalah memperkuat pendidikan berbasis internasional dengan standar tinggi.

Prabowo menjelaskan bahwa sejumlah universitas Inggris telah banyak bekerja sama dengan perguruan tinggi di Indonesia. Mereka memiliki pengalaman di bidang digital dan teknologi, serta telah mendirikan kampus di berbagai wilayah Indonesia. Dengan pengalaman tersebut, kolaborasi diharapkan bisa segera terealisasi.

Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya itu menegaskan bahwa Indonesia perlu mempercepat peningkatan kualitas pendidikan. Ia berharap universitas-universitas baru bisa menyamai kualitas pendidikan terbaik di dunia. Langkah ini dinilai penting agar generasi muda memiliki daya saing global.

Fokus pada Tenaga Medis dan Sains

Prabowo menyoroti kekurangan signifikan tenaga medis di Indonesia, termasuk dokter dan dokter gigi. Saat ini, Indonesia masih kekurangan sekitar 140 ribu dokter, sementara lulusan setiap tahunnya hanya sekitar 9 ribu orang. Kondisi ini mendorong pemerintah untuk mengambil langkah strategis dalam jangka panjang.

Pemerintah merencanakan pembangunan universitas baru yang fokus pada pendidikan kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, serta bidang sains dan teknologi. 

Semua universitas akan menerapkan standar internasional dan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Hal ini diharapkan bisa meningkatkan kompetensi mahasiswa sesuai kebutuhan global.

Prabowo menegaskan bahwa mahasiswa yang diterima akan berasal dari lulusan terbaik dan mendapatkan beasiswa penuh dari pemerintah. Mereka akan menjalani pelatihan bahasa Inggris intensif sebelum perkuliahan dimulai. Selain itu, peluang kerja sama dengan British Council, termasuk penerapan standar IELTS, juga dibuka lebar.

Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Berstandar Internasional

Selain pengembangan universitas, Prabowo menjelaskan rencana membangun rumah sakit pendidikan di setiap kampus. Rumah sakit ini akan berstandar internasional dan diharapkan meningkatkan layanan kesehatan nasional. Langkah ini juga bertujuan mengurangi pengeluaran masyarakat untuk perawatan di luar negeri.

Menurut Prabowo, pembangunan rumah sakit pendidikan berpotensi menghemat sekitar US$ 6 miliar per tahun. Dana tersebut dapat dialihkan untuk pengembangan universitas dan fasilitas pendidikan lainnya. Inisiatif ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi sektor pendidikan dan kesehatan di Indonesia.

Prabowo menekankan keterbukaan Indonesia terhadap dosen dan profesor asing, termasuk skema profesor tamu dari universitas mitra. Kerja sama ini diharapkan memberikan manfaat timbal balik dan memperkuat kualitas akademik. Dengan pendekatan ini, universitas baru akan menjadi pusat pendidikan berkelas dunia.

Target Mahasiswa dan Implementasi Program

Presiden optimistis seluruh persiapan universitas baru dapat selesai tepat waktu. Universitas-universitas tersebut ditargetkan mulai menerima mahasiswa pada tahun 2028. Prabowo menegaskan bahwa kualitas hidup, keselamatan, dan keamanan kampus akan dijaga agar menarik bagi dosen asing.

Rencana pembangunan kawasan universitas ini juga mempertimbangkan lingkungan belajar yang kondusif. Tujuannya agar mahasiswa dapat belajar dengan optimal dan memperoleh pengalaman pendidikan bertaraf internasional. Dengan strategi ini, Indonesia diharapkan mampu melahirkan tenaga profesional unggul dan siap bersaing global.

Prabowo menegaskan bahwa langkah-langkah strategis ini merupakan bagian dari visi besar pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan nasional.

Pendirian universitas baru dan rumah sakit pendidikan diharapkan menjadi tonggak kemajuan SDM Indonesia. Dengan dukungan pemerintah dan kerja sama internasional, target ini diyakini bisa tercapai dalam waktu dekat.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index