TNI

TNI Buka Kesempatan Emas untuk Perwira Karier Profesional Indonesia 2026

TNI Buka Kesempatan Emas untuk Perwira Karier Profesional Indonesia 2026
TNI Buka Kesempatan Emas untuk Perwira Karier Profesional Indonesia 2026

JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) resmi membuka pendaftaran Perwira Karier (Pa PK) Tahun Anggaran 2026 bagi lulusan D4, S1, S1 Profesi, dan S2 dari 118 program studi. 

Pendaftaran dibuka mulai 25 Januari hingga 25 Februari 2026 dan dapat diikuti oleh pria maupun wanita. Rekrutmen ini bertujuan memenuhi kebutuhan SDM profesional di TNI AD, AL, dan AU.

Peserta dapat mendaftar secara daring melalui laman resmi rekrutmen-tni.mil.id. Selain itu, pendaftaran juga dilayani di berbagai satuan TNI di seluruh wilayah Indonesia. Proses ini memastikan calon peserta dapat mengakses layanan sesuai lokasi masing-masing.

Program studi yang dibutuhkan meliputi bidang kesehatan, teknik, hukum, teknologi informasi, penerbangan, sosial, dan humaniora. Kebutuhan tersebut mencakup berbagai spesialisasi dari dokter umum hingga penerbang. Hal ini menunjukkan TNI fokus pada kualitas SDM berkompeten.

Lokasi Pendaftaran Menjangkau Seluruh Indonesia

Pendaftaran dilayani di berbagai satuan TNI AD, AL, dan AU dari Aceh hingga Merauke. Calon peserta bisa mendaftar di Ajendam, Ajenrem, Kodam, Kodal, Lanal, dan Lanud di seluruh daerah. Upaya ini mempermudah akses peserta dari berbagai wilayah.

Beberapa lokasi pendaftaran di antaranya Bogor, Yogyakarta, Malang, Madiun, Batam, Kupang, Sorong, Biak, dan Belitung. Dengan jangkauan luas, masyarakat dari daerah terpencil pun memiliki kesempatan sama. Hal ini mendukung pemerataan rekrutmen calon perwira.

TNI mengimbau masyarakat hanya mengakses informasi melalui kanal resmi. Hal ini untuk menghindari penipuan dan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kesadaran ini penting agar peserta mendapatkan prosedur rekrutmen yang sah.

Program Studi dan Spesialisasi yang Dibuka

Sebanyak 118 program studi dibuka dalam seleksi Perwira Karier TNI 2026. Bidang kesehatan mencakup dokter, apoteker, perawat, fisioterapi, radiologi, dan analis kesehatan. Program teknik meliputi elektro, sipil, arsitektur, mesin, dan informatika.

Bidang pertanian dan perikanan juga dibutuhkan, termasuk peternakan, gizi, agribisnis, budidaya perairan, dan teknologi hasil pertanian. Sementara itu, program sosial dan humaniora mencakup hukum, politik, komunikasi, pendidikan, dan filsafat. Bidang penerbangan meliputi penerbang dan teknisi pesawat.

Program khusus juga dibuka untuk Dokter Militer, Dokter Spesialis, dan PA PSDP Penerbang TNI. Persyaratan khusus termasuk lulusan Universitas Pertahanan RI dan sertifikat penerbangan minimal CPL. Hal ini menegaskan kebutuhan TNI pada tenaga ahli berkompetensi tinggi.

Syarat Umum Calon Perwira Karier

Calon peserta harus WNI, pria atau wanita, bukan anggota TNI, Polri, maupun PNS. Selain itu, wajib beriman, bertakwa, setia kepada NKRI, dan sehat jasmani serta rohani. Tinggi badan minimal 163 cm untuk pria dan 157 cm untuk wanita, dengan berat seimbang.

Peserta harus berusia maksimal 28 tahun untuk D4/S1 dan 30 tahun untuk S1 Profesi/S2. Lulusan program studi harus berasal dari perguruan tinggi dan akreditasi minimal B. IPK minimal 2,80 untuk akreditasi A dan 3,00 untuk akreditasi B.

Selain itu, calon belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan pertama. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI, tidak memiliki catatan kriminal, dan tidak bertato atau bertindik. Peserta juga harus memiliki BPJS dan bersedia menjalani ikatan dinas selama 10 tahun.

Alur Pendaftaran dan Verifikasi Data

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi rekrutmen-tni.mil.id. Peserta menginput data pribadi, akademik, email, NIK, dan NIM yang terintegrasi dengan data DIKTI dan Dukcapil. Sistem secara otomatis memverifikasi kesesuaian jurusan dengan kebutuhan TNI.

Setelah diverifikasi, peserta mencetak formulir pendaftaran jika jurusan sesuai. Formulir ini digunakan untuk proses verifikasi berkas asli di lokasi pendaftaran. Jika sesuai, calon diberikan jadwal tes daerah di Panda.

Proses ini memastikan setiap peserta lolos seleksi awal dengan data valid. Tahapan verifikasi juga menjaga transparansi dan integritas rekrutmen. Dengan demikian, TNI mendapatkan calon perwira berkualitas sesuai standar profesional.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index