JAKARTA - Pemerintah Kota Cirebon sedang mengakselerasi pembangunan infrastruktur penerangan jalan umum melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha guna mewujudkan penataan cahaya kota. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang maksimal bagi seluruh warga Kota Cirebon di masa mendatang. Pj Wali Kota Cirebon menegaskan bahwa keterbatasan anggaran daerah tidak boleh menjadi penghalang bagi kemajuan pembangunan fisik yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas saat ini.
Urgensi Skema KPBU dalam Pembangunan Daerah
Penerapan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dinilai sebagai solusi paling efektif untuk mengatasi persoalan pembiayaan proyek infrastruktur yang berskala cukup besar. Pemerintah Kota Cirebon menyadari bahwa ketergantungan pada APBD semata akan memakan waktu yang sangat lama untuk menuntaskan seluruh titik penerangan jalan yang ada saat ini. Oleh sebab itu, kolaborasi dengan pihak swasta melalui mekanisme yang transparan dan akuntabel menjadi prioritas utama guna mempercepat realisasi program "Cirebon Terang" di seluruh sudut wilayah.
Pada Jumat 20 Februari 2026, jajaran pemerintah daerah menyampaikan bahwa kajian teknis dan finansial terkait proyek ini terus dimatangkan agar sesuai dengan regulasi yang berlaku. Setiap tahapan dalam proses KPBU ini diawasi secara ketat guna memastikan bahwa kemitraan yang terjalin memberikan keuntungan yang seimbang bagi pemerintah maupun masyarakat sebagai pengguna. Diharapkan dengan skema ini, beban pemeliharaan infrastruktur di masa depan dapat dikelola dengan lebih profesional oleh badan usaha yang memiliki keahlian khusus di bidang tersebut.
Mewujudkan Keamanan dan Estetika Kota Malam Hari
Penataan cahaya kota bukan sekadar memasang lampu jalan biasa, melainkan sebuah upaya untuk meningkatkan aspek keamanan dan ketertiban di wilayah perkotaan pada malam hari. Jalanan yang terang benderang akan meminimalisir potensi tindak kriminalitas serta kecelakaan lalu lintas yang seringkali terjadi di titik-titik yang minim akan sarana penerangan jalan. Selain aspek keamanan, pencahayaan yang tertata dengan apik juga akan menambah nilai estetika Kota Cirebon sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung ke daerah ini.
Pemerintah Kota Cirebon berkomitmen untuk memilih teknologi pencahayaan yang hemat energi dan ramah lingkungan sebagai bagian dari konsep pembangunan kota pintar atau smart city. Penggunaan lampu hemat energi ini diproyeksikan dapat menekan biaya tagihan listrik daerah secara signifikan sehingga anggaran tersebut dapat dialihkan untuk program kesejahteraan masyarakat lainnya. Transformasi infrastruktur ini diharapkan menjadi tonggak baru bagi kemajuan ekonomi kreatif di malam hari, di mana aktivitas niaga masyarakat dapat terus berdenyut tanpa rasa khawatir.
Dukungan Teknis dari Pemerintah Pusat dan Provinsi
Proses panjang menuju realisasi skema KPBU ini juga mendapatkan pendampingan teknis dari kementerian terkait serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar berjalan sesuai dengan prosedur hukum. Koordinasi lintas sektoral ini sangat penting untuk memastikan bahwa dokumen perencanaan yang disusun telah memenuhi standar kelayakan yang ditetapkan dalam aturan kerja sama pemerintah badan usaha. Pemerintah Kota Cirebon terus berkonsultasi secara intensif guna memitigasi risiko hukum maupun finansial yang mungkin muncul di tengah perjalanan proyek strategis yang sangat ambisius ini.
Pj Wali Kota Cirebon menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah mendukung penuh inisiatif percepatan pembangunan infrastruktur cahaya kota melalui jalur kemitraan strategis ini. Keterlibatan tenaga ahli dalam proses studi pendahuluan menjadi kunci utama dalam merumuskan kebutuhan riil di lapangan serta menentukan spesifikasi teknis perangkat yang akan dipasang nantinya. Optimisme menyelimuti jajaran eksekutif bahwa proyek ini akan menjadi proyek percontohan bagi daerah lain di Indonesia dalam hal pemanfaatan skema KPBU untuk infrastruktur perkotaan.
Dampak Positif Jangka Panjang bagi Ekonomi Warga
Keberhasilan penataan cahaya kota dipastikan akan membawa dampak domino yang positif terhadap perputaran ekonomi lokal, terutama bagi para pelaku UMKM yang berjualan malam hari. Lingkungan yang terang akan mendorong masyarakat untuk lebih aktif beraktivitas di ruang publik, yang secara langsung akan meningkatkan omzet para pedagang kaki lima dan pertokoan. Investasi dalam infrastruktur penerangan ini merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya akan dirasakan manfaatnya oleh generasi mendatang dalam bentuk kota yang lebih maju dan modern.
Seluruh elemen masyarakat diajak untuk mendukung dan menjaga infrastruktur yang nantinya akan dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan dalam waktu yang sangat lama. Pemerintah Kota Cirebon berjanji akan terus memberikan laporan perkembangan proyek ini kepada publik sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab kepada rakyat yang telah memberikan amanah. Melalui kerja keras dan sinergi yang kuat, impian untuk menjadikan Kota Cirebon sebagai kota yang bercahaya dan aman di malam hari kini berada di depan mata.