Prediksi Udinese Vs AS Roma: Ujian Tembok Giallorossi Tanpa Paulo Dybala

Senin, 02 Februari 2026 | 15:56:13 WIB
Prediksi Udinese Vs AS Roma: Ujian Tembok Giallorossi Tanpa Paulo Dybala

JAKARTA - Panggung Serie A musim 2025/2026 pekan ke-23 akan menyuguhkan duel taktis yang sangat menarik di Stadion Friuli. AS Roma dijadwalkan bertandang ke markas Udinese pada Selasa dini hari WIB dengan misi yang sangat spesifik: mengamankan poin penuh demi menembus kembali zona empat besar klasemen. Pertandingan ini bukan sekadar laga perebutan poin biasa, melainkan ujian berat bagi ambisi tim "Serigala Ibu Kota" untuk menggeser posisi Juventus dan mengunci jatah tiket Liga Champions musim depan.

Meskipun secara klasemen AS Roma berada di atas kertas sebagai unggulan, atmosfer di Friuli diprediksi akan menyulitkan. Tim tamu datang dengan tantangan besar untuk menjaga konsistensi permainan mereka, terutama setelah dinamika persaingan di papan atas yang semakin ketat dan tidak memberikan ruang bagi kesalahan sekecil apa pun.

Benturan Strategi: Disiplin Defensif Melawan Kecepatan Transisi

Fokus utama dalam laga ini terletak pada kontrasnya gaya bermain kedua tim. AS Roma berangkat ke markas Udinese dengan predikat mentereng sebagai salah satu tim dengan lini pertahanan paling solid di lima liga top Eropa. Hingga pekan ke-22, gawang Giallorossi baru kebobolan sebanyak 13 gol. Statistik ini merupakan buah dari kedisiplinan tinggi yang digalang oleh duet tembok tangguh, Evan Ndicka dan Gianluca Mancini. Pertahanan gerendel ini telah menjadi fondasi utama bagi kesuksesan Roma sepanjang musim.

Namun, ketangguhan tersebut akan diuji oleh gaya bermain Udinese yang sangat mengandalkan transisi cepat. Di bawah asuhan Kosta Runjaic, tim berjuluk Le Zebrette tersebut telah bertransformasi menjadi unit yang sangat berbahaya saat melakukan serangan balik. Udinese, yang kini berada di posisi ke-10, membawa kepercayaan diri tinggi setelah sukses membungkam Hellas Verona dengan skor 3-1. Kehadiran sosok Keinan Davis di lini depan Udinese menjadi ancaman nyata bagi Mancini dkk, karena kekuatan fisiknya seringkali merepotkan bek lawan dalam situasi duel satu lawan satu.

Dominasi Tandang Roma di Tengah Kutukan Friuli

Satu hal yang membedakan analisis laga kali ini dengan pertandingan-pertandingan sebelumnya adalah rekor tandang Roma yang sangat mengesankan. Meski kehilangan beberapa pemain kunci, Giallorossi tercatat sebagai tim dengan raihan poin tandang tertinggi kedua di liga musim ini, dengan rata-rata 1.91 poin per pertandingan. Catatan ini menunjukkan bahwa bermain di bawah tekanan suporter lawan justru sering kali memicu performa terbaik tim ibu kota.

Di sisi lain, Udinese memikul beban mental yang cukup berat saat menjamu Roma. Sejarah mencatat bahwa Udinese telah menderita enam kekalahan beruntun dalam pertemuan mereka melawan Giallorossi. Memecahkan rekor buruk tersebut di kandang sendiri adalah satu-satunya jalan bagi Udinese jika ingin mengamankan posisi mereka di papan tengah klasemen dan menjauh dari kejaran tim-tim di bawahnya.

Krisis Lini Serang dan Absennya Sang Inspirator

Kabar kurang sedap menghampiri kubu tamu menjelang laga krusial ini. AS Roma dipastikan tidak diperkuat oleh sang mega bintang, Paulo Dybala, yang harus menepi akibat cedera lutut. Kehilangan Dybala merupakan pukulan telak bagi skema penyerangan Roma, mengingat pemain asal Argentina tersebut memiliki catatan historis yang luar biasa melawan Udinese; ia terlibat dalam 21 gol dari 22 pertemuan terakhirnya melawan tim asal Friuli tersebut. Selain Dybala, nama-nama seperti Manu Kone dan Artem Dovbyk juga dilaporkan akan absen.

Namun, angin segar bertiup bagi tim asuhan Serigala Ibu Kota seiring kembalinya Donyell Malen dan Robino Vaz. Kehadiran mereka memberikan opsi segar di lini depan untuk menggantikan kreativitas yang hilang pasca absennya Dybala. Sementara itu, Udinese juga sedang dihantam badai cedera yang tak kalah parah. Pilar penting mereka, Nicolo Zaniolo dan Alessandro Zanoli, harus absen panjang akibat cedera ACL. Harapan publik Friuli kini sepenuhnya tertumpu pada ketajaman Arthur Atta dan Keinan Davis untuk mencoba membongkar rapatnya barisan belakang Roma.

Head to Head dan Perbandingan Kekuatan

Secara historis, dominasi AS Roma atas Udinese sulit dibantah. Dalam pertemuan terakhir di bulan November 2025, Roma berhasil menang dengan skor 2-0.

Statistik Klasemen: Udinese (10) vs AS Roma (5)

Produktivitas Gol: Udinese (25) vs AS Roma (27)

Kualitas Pertahanan: Udinese (34 kemasukan) vs AS Roma (13 kemasukan)

Catatan 5 Pertemuan Terakhir: Udinese 0 Menang, AS Roma 5 Menang.

Prakiraan Susunan Pemain

Udinese (3-4-2-1): Okoye; Solet, Kristensen, Bertola; Ehizibue, Miller, Karlstrom, Zemura; Ekkelenkamp, Atta; Davis.

AS Roma (3-4-2-1): Svilar; Mancini, Ndicka, Ghilardi; Celik, Cristante, El Aynaoui, Wesley; Soule, Pellegrini; Malen.

Prediksi Jalannya Pertandingan dan Skor Akhir

Tanpa kehadiran Dybala, AS Roma diprediksi akan bermain lebih pragmatis dengan fokus pada penguasaan tempo di lini tengah melalui kapten Lorenzo Pellegrini. Giallorossi kemungkinan besar akan mencoba mendikte jalannya pertandingan dan meminimalisir risiko serangan balik cepat dari Udinese. Pertahanan solid yang menjadi identitas Roma musim ini diperkirakan akan sangat sulit ditembus oleh barisan penyerang tuan rumah melalui skema permainan terbuka (open play).

Dengan mempertimbangkan disiplin lini belakang Roma yang sangat baik, pertandingan ini kemungkinan besar akan berjalan ketat dengan skor tipis. Prediksi skor akhir menempatkan AS Roma unggul tipis atas tuan rumah: Udinese 0-1 AS Roma. Kemenangan ini, jika terwujud, akan menjadi bukti bahwa tembok Giallorossi tetap kokoh meski daya gedor mereka sedang tidak dalam kondisi sempurna.

Terkini