7 Pilihan Kuliner Khas Indonesia yang Tak Boleh Dilewatkan di Gading Serpong

Senin, 02 Februari 2026 | 12:25:02 WIB
7 Pilihan Kuliner Khas Indonesia yang Tak Boleh Dilewatkan di Gading Serpong

JAKARTA - Gading Serpong kini menjadi tujuan utama warga Jakarta dan sekitarnya untuk berburu kuliner. 

Kawasan ini menawarkan ragam hidangan Indonesia yang autentik dan lezat. Spot kuliner ini semakin ramai karena lokasi yang mudah dijangkau dan suasana yang nyaman.

Selain kafe dan bakery, Gading Serpong juga menghadirkan restoran khas Indonesia. Aneka menu tradisional disajikan dengan sentuhan modern. Tempat makan ini cocok untuk keluarga, teman, maupun acara santai.

Para pengunjung bisa menemukan berbagai jenis kuliner dari berbagai daerah. Menu-menu dari Jawa, Sumatra, hingga Sulawesi tersedia di satu kawasan. Hal ini menjadikan Gading Serpong pilihan menarik bagi pencinta makanan Nusantara.

Keunggulan kawasan ini adalah variasi dan kualitas rasa yang konsisten. Makanan disajikan dengan bahan segar dan racikan bumbu yang autentik. Para penikmat kuliner bisa merasakan cita rasa tradisional yang kuat.

Gading Serpong juga terkenal dengan suasana yang ramah dan bersih. Banyak tempat makan menyediakan area indoor dan outdoor. Hal ini membuat pengalaman kuliner semakin menyenangkan.

Ayam Goreng Gegeran dan Soto Betawi Bang Ebet

Ayam Goreng Gegeran menawarkan ayam goreng dengan resep kuno sejak tahun 1980. Ayam dibumbui 16 macam rempah yang meresap hingga ke dalam daging. Tanpa sambal, ayamnya sudah gurih, tetapi bisa disantap bersama sambal dan kecap untuk rasa lebih mantap.

Harga ayam per potong sekitar Rp 25.000, menjadikannya terjangkau bagi semua kalangan. Restoran ini berada di Ruko Pisa Grande dan buka setiap hari dari siang hingga malam. Menu ayamnya menjadi favorit para pengunjung karena rasa yang khas.

Sementara itu, Soto Betawi Bang Ebet menghadirkan kuah soto gurih campuran santan dan susu. Menu andalannya adalah Soto Oseng Campur dengan daging, tetelan, dan paru sapi. Pengunjung juga bisa menambahkan kikil yang kenyal sebagai pelengkap.

Harganya sekitar Rp 38.000 per porsi, cocok untuk santap siang atau malam. Soto Betawi Bang Ebet memiliki suasana sederhana namun nyaman. Tempat ini menjadi pilihan populer untuk menikmati soto khas Betawi.

Kedua tempat ini menawarkan pengalaman rasa Nusantara yang berbeda. Ayam goreng menghadirkan cita rasa rempah, sedangkan soto memberikan kelezatan kuah santan. Kombinasi keduanya memuaskan para pencinta kuliner.

Dapoer Asap dan Cerita Bakmi

Dapoer Asap dikenal dengan olahan lauk diasap selama 1-2 jam untuk menciptakan sensasi smokey. Menu favorit adalah Paket Iga seharga Rp 58 ribu dan ayam madu asap Rp 34 ribu. Pelengkap lain termasuk kulit goreng bumbu dan telur barendo.

Restoran ini berlokasi di Jl. Ir. Sukarno No.28, buka setiap hari dari pukul 11.00 hingga 21.00. Olahan diasap memberikan aroma khas dan cita rasa unik. Tempat ini cocok bagi pencinta makanan dengan teknik masak tradisional modern.

Cerita Bakmi menyajikan hidangan mie ayam halal dengan berbagai pilihan mie dan topping. Bisa memilih bakmi kecil, bakmi lebar, kwetiau, atau bihun. Pelengkap seperti pangsit, bakso, dan bakso goreng menambah variasi menu.

Harga mulai dari Rp 26.000 per mangkuk, ramah di kantong. Terletak di Ruko Aniva Blok E-9, tempat ini ramai pengunjung setiap harinya. Cerita Bakmi menjadi favorit keluarga dan mahasiswa karena rasanya lezat dan porsinya cukup.

Kedua tempat ini menonjolkan teknik masak dan resep otentik. Dapoer Asap dengan metode asap tradisional, Cerita Bakmi dengan racikan mie ayam khas. Keduanya menjadi destinasi kuliner yang wajib dicoba.

Ayam Goreng Mba Ni dan Raja Oseng

Ayam Goreng Mba Ni menawarkan ayam pejantan dan ayam kampung yang dimarinasi bumbu kuning. Ayam diungkep selama 5-6 jam untuk menghasilkan tekstur empuk. Taburan serundeng lengkuas dan sambal jontor pedas membuat cita rasa lebih lengkap.

Lokasinya berada di Ruko Frankfurt 2 C/7, buka setiap hari. Ayam gorengnya cocok disantap dengan nasi hangat. Pelanggan sering kembali karena rasa yang khas dan bumbu meresap.

Raja Oseng menjadi destinasi favorit pecinta pedas. Menu osengnya meliputi ayam, daging sapi, lidah sapi, cumi, atau campur. Tingkat kepedasan bisa dipilih dari level 1-5 sesuai selera.

Selain menu pedas, tersedia nasi telur dengan tambahan bumbu oseng pedas. Lokasinya sama dengan Dapoer Asap di Jl. Ir. Sukarno No.28. Raja Oseng cocok bagi mereka yang mencari sensasi pedas khas Nusantara.

Keduanya menawarkan rasa autentik yang kuat. Ayam Goreng Mba Ni menonjolkan bumbu dan waktu ungkep panjang. Raja Oseng menonjolkan sensasi pedas yang fleksibel.

Makan Lo-Deh, Pilihan Hemat dan Lezat

Makan Lo-Deh menyediakan nasi plus sayur sepuasnya hanya Rp 10 ribu. Pilihan sayurnya mulai dari lodeh, sayur sop, hingga sayur asem. Tersedia pula belasan lauk rumahan sebagai pelengkap.

Lauk yang ditawarkan meliputi telur dadar garing, perkedel kentang, tempe goreng tepung, bakwan goreng, ayam goreng, hingga ati ampela. Ada juga berbagai jenis ikan goreng. Tempat ini terletak di Aniva Junction Blok FA10, buka setiap hari pukul 08.00-20.00.

Makan Lo-Deh menjadi alternatif hemat namun tetap lezat. Konsep prasmanan memudahkan pengunjung mengambil sesuai selera. Tempat ini diminati keluarga dan pekerja kantoran yang ingin makan cepat dan terjangkau.

Selain hemat, kualitas rasa dan kebersihan tetap dijaga. Menu disiapkan segar setiap hari. Pelanggan merasa puas dengan variasi dan porsi yang cukup banyak.

Kehadiran Makan Lo-Deh melengkapi ragam kuliner Gading Serpong. Tempat ini menjadi tujuan utama bagi pencinta masakan rumahan. Bersama enam tempat sebelumnya, Gading Serpong menjadi surga kuliner Indonesia.

Terkini