Danantara Tegaskan Fokus Mengelola Danareksa Sebagai Asset Management Berkualitas

Kamis, 29 Januari 2026 | 13:37:20 WIB
Danantara Tegaskan Fokus Mengelola Danareksa Sebagai Asset Management Berkualitas

JAKARTA - Danantara memutuskan untuk mengembalikan peran Danareksa sebagai perusahaan manajemen aset untuk memperkuat tata kelola bisnis kawasan industri BUMN. 

Langkah ini sekaligus menyederhanakan struktur operasional dan meningkatkan efisiensi pengelolaan aset. Dengan pengembalian fokus ini, Danareksa akan lebih optimal dalam mengelola hasil konsolidasi perusahaan dan lahan strategis.

Latar Belakang Penataan

Selama ini, Danareksa berperan sebagai holding yang mengelola berbagai perusahaan, termasuk kawasan industri yang dimiliki BUMN. Struktur holding tersebut membuat pengelolaan aset kurang fokus pada penciptaan nilai jangka panjang. 

Oleh karena itu, Danantara menilai perlunya pengembalian Danareksa ke fungsi utama sebagai manajemen aset untuk memperkuat bisnis industri nasional.

Penataan ulang kawasan industri juga menjadi bagian dari strategi ini. Danantara saat ini mengelola sekitar tujuh kawasan industri aktif, dengan Kawasan Industri Terpadu Batang sebagai yang terbesar. Rencana pengembangan juga mencakup penambahan sekitar 4.000 hektare lahan milik PTPN ke kawasan industri Batang.

Model Bisnis Baru

Perubahan model bisnis akan fokus pada pendapatan berulang daripada penjualan lahan secara langsung. Pendapatan akan dihasilkan dari penyediaan utilitas, layanan pendukung, dan fasilitas kawasan industri. Strategi ini diharapkan meningkatkan stabilitas finansial dan nilai tambah bagi investor jangka panjang.

Dengan model bisnis baru, Danantara menargetkan seluruh kawasan industri BUMN dapat dikelola lebih terintegrasi. Kawasan lainnya, termasuk Patimban, akan diselaraskan agar pengelolaan lebih efisien dan efektif. Transformasi ini diharapkan mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing industri nasional.

Proses Konsolidasi Kawasan Industri

Transaksi perpindahan aset milik PTPN ke Kawasan Industri Terpadu Batang ditargetkan rampung pada akhir Januari. Konsolidasi ini merupakan langkah strategis untuk menyatukan seluruh pengelolaan kawasan industri di bawah satu entitas. 

Proses ini akan memperkuat struktur aset dan mempermudah koordinasi operasional serta pengawasan.

Setelah konsolidasi selesai, Danareksa akan memiliki mandat lebih jelas dalam mengelola aset kawasan industri. Hal ini diharapkan meningkatkan kualitas layanan kepada investor dan pengguna lahan industri. Konsolidasi juga memungkinkan pemanfaatan lahan dan fasilitas secara lebih optimal.

Implementasi dan Prospek

Implementasi model bisnis baru akan dimulai pada kuartal I-2026. Peluncuran resmi dijadwalkan pada Maret agar dapat dikomunikasikan secara luas kepada calon investor. Koordinasi dengan Kementerian Investasi/BKPM juga akan dilakukan untuk memastikan keselarasan strategi nasional dalam pengembangan kawasan industri.

Dengan model ini, Danareksa sebagai asset management akan lebih fokus pada nilai jangka panjang dan optimalisasi aset BUMN. 

Investor diharapkan mendapatkan kepastian operasional dan prospek pertumbuhan kawasan industri yang lebih jelas. Strategi ini menjadi tonggak penting untuk menata ulang bisnis kawasan industri BUMN dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Terkini