Prabowo Resmikan Anggota Baru Dewan Energi Nasional Periode 2026–2030

Rabu, 28 Januari 2026 | 15:46:26 WIB
Prabowo Resmikan Anggota Baru Dewan Energi Nasional Periode 2026–2030

JAKARTA - Pelantikan Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) periode 2026–2030 menjadi momentum penting bagi penguatan sektor energi nasional. 

Presiden Prabowo Subianto akan menegaskan komitmen pemerintah dalam menghadirkan kepemimpinan energi yang profesional dan lintas sektor. Acara ini menandai langkah konkret untuk mendorong pemanfaatan energi yang efisien dan berkelanjutan.

Kehadiran para menteri dan pemangku kepentingan diharapkan memperkuat koordinasi lintas sektor. 

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, sebagai Ketua Harian DEN, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, turut hadir. Partisipasi mereka menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pihak terkait untuk menghadapi tantangan energi nasional.

Komposisi dan Fungsi DEN

DEN periode baru terdiri atas tujuh menteri dan delapan anggota dari pemangku kepentingan. Anggota yang mewakili akademisi, industri, teknologi, lingkungan hidup, dan konsumen diharapkan memberikan perspektif komprehensif. Struktur ini memastikan Dewan tidak bersifat sektoral dan mampu memecahkan persoalan lintas sektor.

Keanggotaan DEN memungkinkan pembahasan isu penting seperti harga energi, pembiayaan infrastruktur, dan pemanfaatan sumber daya di kawasan hutan lindung.

Efisiensi energi di sektor transportasi, pengembangan teknologi domestik, serta energi terbarukan juga menjadi fokus utama. Dengan pendekatan holistik, DEN dapat memberikan rekomendasi strategis yang berkelanjutan bagi pembangunan energi nasional.

Isu Lintas Sektor yang Menjadi Prioritas

DEN menghadapi berbagai tantangan lintas sektor yang membutuhkan solusi terpadu. Penurunan emisi dari sektor energi menjadi agenda penting demi mendukung target lingkungan. 

Selain itu, alokasi gas untuk industri energi dan non-energi serta pengembangan teknologi domestik menjadi sorotan utama untuk memastikan ketersediaan energi yang merata dan aman.

Masalah pembiayaan infrastruktur energi juga menjadi perhatian serius. DEN diharapkan mampu memberikan rekomendasi untuk efisiensi pengelolaan dan alokasi anggaran yang tepat. Dengan demikian, pembangunan energi nasional dapat berjalan efektif, sesuai target pemerintah, dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Profil Anggota DEN Periode 2026–2030

Delapan anggota baru DEN terdiri atas Johni Jonatan Numberi dan Mohammad Fadhil Hasan dari unsur akademisi. 

Dari industri, Satya Widya Yudha dan Sripeni Inten Cahyani akan membawa perspektif praktis dan pengalaman lapangan. Sementara itu, Unggul Priyanto mewakili teknologi, Saleh Abdurrahman lingkungan hidup, dan Muhammad Kholid Syeirazi serta Surono konsumen.

Keberagaman latar belakang anggota DEN menjadikan dewan lebih adaptif terhadap dinamika energi. Mereka diharapkan dapat bekerja sama untuk merumuskan kebijakan inovatif. Sinergi ini juga akan memastikan keputusan DEN relevan dengan kebutuhan nasional dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Harapan dan Tantangan ke Depan

Pelantikan ini diharapkan menjadi awal yang kuat bagi penyusunan strategi energi jangka menengah. Pemerintah menekankan perlunya kolaborasi antar anggota DEN agar setiap kebijakan bersifat inklusif dan efektif. 

Dengan kepemimpinan yang solid, DEN dapat mengatasi tantangan sektor energi, mulai dari efisiensi, teknologi, hingga distribusi sumber daya.

Ke depan, DEN juga akan memfasilitasi dialog antara pemerintah, industri, dan masyarakat. Tujuannya agar kebijakan energi dapat diterima luas dan mendukung kesejahteraan masyarakat. Pendekatan ini diharapkan menjadikan energi sebagai pendorong pembangunan nasional yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Dampak Positif bagi Pembangunan Energi Nasional

Dengan pelantikan anggota baru, DEN memiliki mandat untuk memperkuat sektor energi Indonesia. Setiap rekomendasi yang dihasilkan diharapkan meningkatkan ketersediaan, efisiensi, dan pemanfaatan energi. 

Sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan, sekaligus memastikan Indonesia dapat menghadapi tantangan energi global secara strategis dan berkelanjutan.

Peningkatan kapasitas dan koordinasi anggota DEN akan berdampak langsung pada pertumbuhan sektor energi. Selain itu, keberadaan dewan ini mendukung transparansi, akuntabilitas, dan pengembangan kebijakan berbasis data. Dengan fokus pada inovasi dan keberlanjutan, DEN dapat menjadi motor utama kemajuan energi nasional.

Terkini