iPhone Air Laris Manis di China Usai Diskon Besar Lebih dari 30 Persen

Rabu, 28 Januari 2026 | 10:17:06 WIB
iPhone Air Laris Manis di China Usai Diskon Besar Lebih dari 30 Persen

JAKARTA – Apple yang biasanya mempertahankan harga iPhone baru tetap tinggi dalam waktu lama, kali ini mengambil langkah berbeda untuk iPhone Air di pasar China. Setelah mendapat potongan harga besar dalam momen promo Tahun Baru, model ini langsung diserbu pembeli hingga stoknya habis di salah satu platform e-commerce utama.

Diskon signifikan disebut menjadi pemicu utama lonjakan minat konsumen. Mengutip GizmoChina. Apple melalui toko resminya di Tmall dan JD.com memangkas harga iPhone Air varian 256GB sebesar 2.000 yuan atau sekitar Rp 4,8 juta.

Dengan tambahan subsidi nasional dari pemerintah China, harga ponsel tersebut turun lagi hingga menjadi 5.499 yuan atau sekitar Rp 13,2 jutaan. Jika dibandingkan harga awal peluncuran sebesar 7.999 yuan (sekitar Rp 19,3 juta), total pemangkasan harga mencapai 2.500 yuan atau lebih dari 30 persen.

Besarnya potongan ini tergolong tidak biasa untuk iPhone yang masih relatif baru di pasar. Langkah agresif tersebut diyakini sebagai respons Apple terhadap performa penjualan iPhone Air yang sebelumnya belum memenuhi ekspektasi global.

Berdasarkan data firma riset IDC, penjualan iPhone Air hanya mencapai sekitar sepertiga dari target tertinggi Apple dalam beberapa pekan pertama setelah peluncuran. Kondisi itu mendorong perusahaan menyesuaikan strategi, termasuk dari sisi harga dan produksi.

Diskon Picu Lonjakan Permintaan

Efek pemotongan harga mulai terlihat jelas. Di JD.com, iPhone Air 256GB dilaporkan sudah habis terjual, dengan status pembelian ditandai sebagai “sedang dibeli”. Estimasi pengiriman pun mundur hingga Februari 2025.

Sementara itu, di Apple Store resmi di Tmall, stok masih tersedia, namun waktu pengiriman diperkirakan sekitar enam hari, menandakan permintaan yang tetap tinggi.

Salah satu daya tarik utama iPhone Air adalah desainnya yang sangat tipis dan ringan. Perangkat ini memiliki ketebalan hanya 5,6 mm dengan bobot 165 gram. Dari sisi performa, ponsel ini ditenagai chip A19 Pro dan layar dengan refresh rate 120Hz.

Untuk kamera, iPhone Air mengusung satu kamera belakang 48MP. Sementara baterainya berkapasitas 3.149 mAh. Kombinasi spesifikasi tersebut sempat menuai kritik karena harganya dianggap terlalu dekat dengan lini iPhone Pro, tetapi dengan fitur yang lebih terbatas seperti satu kamera, speaker tunggal, baterai lebih kecil, dan hanya mendukung eSIM.

Namun, dengan harga baru yang jauh lebih rendah, sejumlah kompromi tersebut kini dinilai lebih bisa diterima oleh konsumen.

iPhone Air 2 Disebut Akan Lebih Tipis

Saat pertama kali diluncurkan, iPhone Air sempat diragukan, terutama dari sisi kapasitas baterai dan penggunaan kamera tunggal. Seiring waktu, sebagian pengguna menilai daya tahannya masih cukup untuk kebutuhan harian, meski sektor kamera tetap menjadi catatan.

Kini, Apple dikabarkan tengah menyiapkan penerusnya yang sementara disebut iPhone Air 2. Mengutip laporan The Elec, Apple disebut mempertimbangkan merilis versi yang lebih tipis lagi pada 2027, bertepatan dengan perayaan 20 tahun iPhone.

Apple disebut ingin memakai teknologi layar baru bernama CoE (Color filter on Encapsulation). Teknologi ini memungkinkan panel layar dibuat lebih tipis dibanding OLED konvensional.

Menariknya, layar yang lebih tipis justru membuka ruang internal lebih besar, sehingga Apple bisa menyematkan baterai berkapasitas lebih besar tanpa harus mengorbankan desain ramping.

Harga Lebih Murah Jadi Kejutan

Rumor lain yang tak kalah mengejutkan adalah kemungkinan harga iPhone Air 2 yang justru lebih murah dari pendahulunya. Hal ini terasa janggal di tengah tren industri smartphone global yang cenderung mengalami kenaikan harga setiap tahun akibat peningkatan spesifikasi dan biaya produksi.

Di sisi lain, kelangkaan komponen seperti RAM dan memori juga diperkirakan masih berlanjut, yang biasanya mendorong harga perangkat semakin tinggi. Apple sendiri dikenal jarang merilis iPhone generasi baru dengan harga lebih rendah.

Jika bocoran tersebut benar, iPhone Air 2 bisa menjadi pengecualian langka dalam sejarah Apple. Dengan harga yang lebih terjangkau, dua kamera belakang, serta baterai yang lebih besar dalam bodi super tipis, perangkat ini berpotensi menarik minat pengguna yang menginginkan iPhone ringan namun tetap fungsional.

Terkini