Stabilitas Harga Emas Antam Buka Peluang Investasi Menarik bagi Masyarakat

Selasa, 27 Januari 2026 | 11:52:09 WIB
Stabilitas Harga Emas Antam Buka Peluang Investasi Menarik bagi Masyarakat

JAKARTA - Harga emas Antam mengalami penyesuaian tipis setelah sehari sebelumnya mencetak rekor tertinggi. 

Penurunan hanya sebesar Rp 1.000 per gram, menempatkan harga emas 24 karat di level Rp 2.916.000. Kondisi ini memberikan momentum bagi investor untuk menilai strategi penempatan dana secara lebih bijak.

Harga emas tetap menunjukkan tren positif dalam jangka pendek dan panjang. Satuan terkecil 0,5 gram dijual Rp 1.508.000, sementara 10 gram berada di angka Rp 28.655.000. Emas 1 kilogram dipatok Rp 2.856.600.000, tetap menjadi pilihan bagi kolektor maupun investor besar.

Rentang pergerakan harga dalam sepekan terakhir berada di angka Rp 2.737.000 hingga Rp 2.917.000. Sedangkan satu bulan terakhir, harga emas Antam bergerak antara Rp 2.488.000 hingga Rp 2.917.000. Fluktuasi ini menandai stabilitas yang relatif tinggi di tengah kondisi pasar global.

Buyback Emas Antam

Harga buyback emas juga mengalami penyesuaian tipis sebesar Rp 1.000 per gram. Saat ini harga buyback berada di Rp 2.749.000 per gram, memudahkan investor yang ingin menjual emas. Mekanisme buyback tetap mempertahankan fleksibilitas transaksi bagi masyarakat.

Transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10.000.000 dikenai Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5%. Pajak ini dipotong langsung dari total transaksi saat pelaksanaan. Hal ini membuat investor perlu memperhitungkan nilai neto yang diterima saat menjual emas.

Buyback juga menjadi alternatif likuiditas cepat bagi pemilik emas. Investor dapat menyesuaikan penjualan sesuai kebutuhan finansial. Fasilitas ini memberi keamanan dan kemudahan dalam pengelolaan aset.

Pergerakan Harga Harian

Harga emas Antam 0,5 gram berada di Rp 1.508.000, sedangkan 1 gram mencapai Rp 2.916.000. Emas 2 gram dijual Rp 5.772.000, sementara 3 gram dipatok Rp 8.633.000.

Untuk kepemilikan menengah, emas 5 gram dibanderol Rp 14.355.000 dan 10 gram Rp 28.655.000. Emas 25 gram kini berada di angka Rp 71.512.000, sedangkan 50 gram dijual Rp 142.945.000.

Investor dengan skala besar dapat memanfaatkan emas 100 gram seharga Rp 285.812.000. Emas 250 gram dijual Rp 714.265.000 dan 500 gram Rp 1.428.320.000. Emas 1.000 gram tetap menjadi instrumen portofolio yang strategis.

Tren Mingguan dan Bulanan

Dalam sepekan terakhir, harga emas bergerak stabil di rentang Rp 2.737.000 hingga Rp 2.917.000 per gram. Tren ini menunjukkan pergerakan pasar yang cukup terkendali. Investor dapat memanfaatkan momentum ini untuk strategi beli atau jual.

Dalam satu bulan terakhir, harga emas Antam mengalami penguatan dari Rp 2.488.000 hingga Rp 2.917.000 per gram. Kenaikan ini memberikan kepercayaan bagi pelaku pasar terhadap daya tahan emas sebagai aset aman. Fluktuasi bulanan ini tetap berada dalam tren positif, mencerminkan permintaan yang stabil.

Kondisi ini memungkinkan investor menyesuaikan strategi alokasi dana. Pergerakan harga yang konsisten mendorong perencanaan keuangan jangka pendek dan panjang. Stabilitas emas juga menambah nilai untuk tabungan dan investasi kolektif.

Peluang Investasi Emas

Penurunan harga tipis menjadi kesempatan untuk membeli emas di level relatif tinggi. Investor dapat menambah kepemilikan sebelum potensi kenaikan harga kembali terjadi. Emas tetap menjadi instrumen lindung nilai terhadap inflasi dan gejolak pasar.

Ukuran kecil hingga menengah sangat cocok bagi investor individu. Emas 0,5 gram hingga 10 gram mudah diperoleh dan dijual kembali. Kepemilikan fleksibel ini mendukung diversifikasi portofolio.

Sementara itu, kepemilikan besar seperti 100 gram hingga 1 kilogram memberikan keuntungan jangka panjang. Emas skala besar memungkinkan perlindungan aset lebih stabil. Hal ini menjadi pilihan bagi investor strategis dan kolektor.

Rekomendasi Strategi Transaksi

Investor disarankan selalu memantau pergerakan harga harian dan mingguan. Penurunan tipis dapat dimanfaatkan sebagai momentum masuk pasar. Sementara buyback memberikan fleksibilitas untuk keluar pasar jika diperlukan.

Menyesuaikan pembelian dengan kapasitas keuangan menjadi kunci utama. Investor harus memastikan transaksi tetap sejalan dengan strategi alokasi dana. Diversifikasi ukuran emas juga dianjurkan agar risiko tersebar merata.

Pemantauan tren bulanan dan mingguan sangat penting. Dengan strategi ini, investor bisa memperoleh keuntungan optimal. Emas Antam tetap menjadi aset aman dan bernilai tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi.

Terkini