JAKARTA - Keselamatan dan kesehatan kerja kembali menjadi fokus utama dalam operasional perusahaan pertambangan nasional.
PT Freeport Indonesia menegaskan bahwa aspek keselamatan harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari karyawan. Momentum Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen tersebut.
Seluruh karyawan di berbagai lokasi kerja didorong menjadikan keselamatan sebagai nilai utama. Pendekatan ini tidak hanya berlaku di area operasional, tetapi juga dalam aktivitas keseharian. Keselamatan diposisikan sebagai fondasi budaya kerja perusahaan.
Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai program dan kegiatan terstruktur. Setiap lini perusahaan dilibatkan secara aktif. Tujuannya membangun kesadaran kolektif yang berkelanjutan.
Keselamatan Sebagai Pilar Nilai Perusahaan
Manajemen PT Freeport Indonesia menekankan keselamatan sebagai pilar utama nilai perusahaan. Nilai tersebut tercermin dalam prinsip SINCERE yang dipegang perusahaan. Keselamatan menjadi landasan dalam setiap pengambilan keputusan operasional.
Keselamatan tidak hanya dimaknai sebagai kepatuhan prosedur kerja. Prinsip ini juga diterapkan dalam pola pikir dan perilaku individu. Setiap karyawan memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan kerja aman.
Pendekatan keselamatan dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat. Kesadaran personal menjadi kunci pencegahan risiko. Dengan demikian, budaya keselamatan dapat tumbuh secara alami.
Komitmen Berkelanjutan di Seluruh Area Kerja
Komitmen keselamatan ditegaskan secara serentak di berbagai area kerja. Seluruh kegiatan peringatan dilakukan secara terintegrasi. Hal ini menunjukkan keseriusan perusahaan dalam menerapkan standar keselamatan.
Setiap pekerjaan, sekecil apa pun, dipandang memiliki risiko. Oleh karena itu, keselamatan ditempatkan di atas segalanya. Tidak ada aktivitas yang dianggap lebih penting dari perlindungan jiwa.
Bulan K3 dijadikan titik awal penguatan komitmen tahunan. Keselamatan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Upaya ini dirancang berlangsung sepanjang tahun.
Ragam Kegiatan Edukatif dan Partisipatif
Peringatan Bulan K3 diisi dengan berbagai kegiatan edukatif. Kampanye keselamatan dilakukan di area kerja dan komunitas sekitar. Kegiatan ini menyasar peningkatan pemahaman lintas kelompok.
Berbagai kompetisi keselamatan turut digelar secara internal. Kegiatan meliputi pertolongan pertama, penggunaan AED, dan manajemen risiko fatal. Inovasi keselamatan dan pelaporan menjadi bagian penting.
Aktivitas partisipatif juga dikemas secara kreatif. Tantangan virtual dan kuis keselamatan melibatkan banyak karyawan. Pendekatan ini mendorong keterlibatan aktif seluruh lini.
Penguatan Kompetensi dan Kesadaran Bersama
Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk meningkatkan kompetensi. Keselamatan kerja membutuhkan pemahaman teknis dan sikap mental. Keduanya dikembangkan secara seimbang.
Kesadaran terhadap risiko menjadi fokus utama. Setiap individu didorong lebih peka terhadap potensi bahaya. Kepedulian bersama menjadi kekuatan utama perusahaan.
Perusahaan menempatkan keselamatan sebagai tanggung jawab kolektif. Setiap karyawan berkontribusi menjaga lingkungan kerja aman. Sinergi antarunit memperkuat sistem keselamatan.
Puncak Peringatan Bulan K3
Puncak peringatan Bulan K3 dirancang dengan kegiatan kolaboratif. Beragam aktivitas keselamatan dan kebersamaan disiapkan. Kegiatan ini memperkuat semangat kolektif perusahaan.
Selain edukasi, kegiatan sosial turut dilaksanakan. Lingkungan sekitar juga dilibatkan dalam peringatan ini. Keselamatan dipandang sebagai nilai bersama. Penutupan Bulan K3 menjadi simbol komitmen berkelanjutan. Perusahaan menegaskan keselamatan sebagai budaya kerja. Nilai ini terus dijaga dalam setiap operasi.