Bertemu Zidane di Davos, Prabowo Tegaskan Komitmen Majukan Sepak Bola Nasional

Senin, 26 Januari 2026 | 08:22:24 WIB
Bertemu Zidane di Davos, Prabowo Tegaskan Komitmen Majukan Sepak Bola Nasional

JAKARTA - Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan legenda sepak bola dunia Zinedine Zidane di sela agenda World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, menyita perhatian publik. 

Di tengah forum ekonomi global yang membahas isu-isu strategis dunia, perbincangan antara keduanya justru menyinggung masa depan sepak bola Indonesia. Momen ini menegaskan bahwa bagi Prabowo, pembangunan nasional tidak hanya soal ekonomi, tetapi juga pembinaan olahraga sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia.

Pertemuan tersebut berlangsung setelah Presiden Prabowo menyampaikan konsep Prabowonomics di hadapan para pemimpin global. Dalam suasana informal namun sarat makna, Prabowo menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong kemajuan sepak bola nasional, termasuk pengembangan Tim Nasional Indonesia agar mampu bersaing di level internasional.

Pertemuan Presiden Prabowo dan Zidane Berlangsung Intensif

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa pertemuan antara Presiden Prabowo dan Zinedine Zidane berlangsung selama kurang lebih 45 menit. Hal ini disampaikan melalui unggahan di akun Instagram Sekretariat Kabinet (@sekretariat.kabinet) pada Minggu.

“Dalam pertemuan sekitar 45 menit itu, Presiden Prabowo menyampaikan keinginan besarnya untuk terus memajukan sepak bola Tanah air dan Tim Nasional,” kata Seskab Teddy.

Pertemuan ini dinilai menjadi kesempatan strategis bagi Indonesia untuk mendapatkan pandangan langsung dari sosok yang telah malang melintang di dunia sepak bola internasional, baik sebagai pemain maupun pelatih.

Komitmen Pengembangan Sepak Bola Dimulai dari Pendidikan

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo tidak hanya menyampaikan visi umum, tetapi juga memaparkan rencana konkret terkait pembangunan infrastruktur sepak bola. Salah satu gagasan yang disampaikan adalah keinginan agar setiap sekolah baru ke depan memiliki lapangan sepak bola.

Lapangan tersebut dirancang tidak semata-mata untuk kegiatan siswa, tetapi juga bisa dimanfaatkan oleh anak-anak di lingkungan sekitar sebagai sarana berlatih. Dengan demikian, sekolah diharapkan menjadi pusat pembinaan bakat sekaligus ruang tumbuh bagi komunitas sepak bola lokal.

Gagasan ini mencerminkan pandangan Presiden bahwa pembinaan olahraga harus dimulai sejak usia dini dan terintegrasi dengan sistem pendidikan nasional.

Prabowo Minta Masukan Zidane soal Pembinaan Sepak Bola Nasional

Selain menyampaikan rencana pembangunan infrastruktur, Presiden Prabowo juga membuka ruang dialog dengan Zidane. Ia secara khusus meminta masukan dan pandangan dari legenda sepak bola asal Prancis tersebut terkait arah pembinaan dan pengembangan sepak bola nasional.

“Presiden Prabowo juga meminta masukan dan saran sang maestro Zidane terhadap perkembangan sepak bola nasional,” ucap Teddy.

Langkah ini menunjukkan pendekatan terbuka yang diambil Presiden Prabowo, yakni dengan mendengarkan pengalaman dan perspektif tokoh dunia demi memperbaiki ekosistem sepak bola Indonesia secara menyeluruh.

WEF Davos dan Perkenalan Konsep Prabowonomics

Pertemuan dengan Zidane berlangsung di tengah padatnya agenda Presiden Prabowo di WEF 2026 Davos. Dalam forum tersebut, Prabowo mencuri perhatian dunia dengan memperkenalkan Prabowonomics sebagai strategi ekonomi inklusif yang berlandaskan kesejahteraan sosial.

Di hadapan ribuan pemimpin global, kepala negara, dan CEO perusahaan multinasional, Prabowo menjelaskan bahwa fondasi ekonomi Indonesia ke depan bertumpu pada penguatan sumber daya manusia. Program makan bergizi gratis, hilirisasi industri, serta penegakan hukum yang tegas untuk menjamin kepastian investasi menjadi pilar utama dalam strategi tersebut.

Dalam pidato kuncinya, Presiden juga menekankan prinsip bahwa tidak ada kemakmuran tanpa perdamaian, sembari mempromosikan peran Badan Pengelola Investasi Danantara sebagai motor penggerak ekonomi nasional.

Posisi Indonesia di Panggung Global Kian Menguat

Kehadiran Presiden Prabowo di Davos menjadi momen penting, mengingat Indonesia sempat absen di forum tersebut selama satu dekade. Partisipasi ini dinilai berhasil memposisikan Indonesia sebagai mitra strategis global yang berkomitmen pada pertumbuhan ekonomi yang mandiri namun tetap terbuka terhadap kolaborasi internasional.

Di tengah pembahasan ekonomi global, perhatian Prabowo terhadap sepak bola nasional menunjukkan pendekatan pembangunan yang holistik. Olahraga, dalam pandangan Presiden, bukan hanya soal prestasi, tetapi juga sarana pembentukan karakter, persatuan, dan kebanggaan nasional.

Dengan memadukan visi ekonomi melalui Prabowonomics dan komitmen memajukan olahraga nasional, Presiden Prabowo menegaskan arah pembangunan Indonesia yang menempatkan manusia sebagai pusat utama kemajuan bangsa.

Terkini