JAKARTA - Kesabaran AC Milan akhirnya terbayar di hadapan publik San Siro.
Setelah terus menekan sepanjang pertandingan tanpa hasil, Rossoneri memastikan tiga poin penting berkat satu momen krusial di babak kedua. Gol tunggal Niclas Fullkrug menjadi penentu kemenangan Milan atas Lecce pada pekan ke-21 Liga Italia, Minggu waktu setempat.
Dalam laga yang berlangsung ketat tersebut, Fullkrug, penyerang yang didatangkan dengan status pinjaman dari West Ham United, tampil sebagai pahlawan. Sundulannya pada menit ke-76 menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan sekaligus memastikan Milan meraih kemenangan 1-0, sebagaimana dicatat dalam laporan resmi Serie A.
Tambahan tiga poin ini membawa AC Milan menempati peringkat kedua klasemen sementara Liga Italia. Rossoneri kini mengoleksi 46 poin dari 21 pertandingan dan terus menempel ketat rival sekota mereka, Inter Milan, yang masih berada di puncak klasemen dengan selisih tiga poin.
Sebaliknya, hasil negatif ini berdampak besar bagi Lecce. Kekalahan di San Siro membuat mereka terperosok ke zona degradasi, tepatnya di posisi ke-18 klasemen sementara dengan 17 poin dari 21 laga. Lecce kalah selisih gol dari Fiorentina yang berada satu tingkat di atas zona merah, atau di posisi aman terdekat.
Sejak peluit awal dibunyikan, Milan langsung mengambil inisiatif permainan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, pasukan Rossoneri tampil agresif dengan penguasaan bola yang dominan. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke lini pertahanan Lecce yang memilih bermain lebih bertahan.
Peluang pertama Milan hadir melalui Matteo Gabbia. Bek tengah tersebut mendapat kesempatan lewat sundulan setelah situasi bola mati, namun arah bola masih melebar tipis dari gawang Lecce. Ancaman tersebut menjadi sinyal awal bahwa Milan akan terus menggempur pertahanan tim tamu.
Milan sempat bersorak ketika Rafael Leao berhasil membobol gawang Lecce. Namun kegembiraan itu tidak bertahan lama. Wasit menganulir gol tersebut karena Leao terlebih dahulu berada dalam posisi offside sebelum menerima bola. Keputusan itu membuat skor kembali imbang tanpa gol.
Meski gol Leao dianulir, Milan tidak mengendurkan serangan. Rossoneri terus menekan, memanfaatkan lebar lapangan dan pergerakan cepat para pemain sayap. Lecce dipaksa bertahan cukup dalam, mengandalkan disiplin lini belakang serta penyelamatan dari kiper Wladimiro Falcone.
Namun, hingga babak pertama berakhir, Milan belum mampu memecah kebuntuan. Solidnya pertahanan Lecce dan kurangnya ketenangan dalam penyelesaian akhir membuat skor 0-0 tetap bertahan saat kedua tim memasuki ruang ganti.
Memasuki babak kedua, Milan kembali menunjukkan intensitas tinggi. Tekanan tidak menurun, bahkan semakin meningkat seiring waktu berjalan. Salah satu peluang terbaik hadir melalui Christian Pulisic. Pemain asal Amerika Serikat itu melepaskan tembakan berbahaya, tetapi Falcone tampil sigap dan berhasil menggagalkan peluang tersebut.
Lecce sesekali mencoba keluar dari tekanan dengan serangan balik cepat, namun upaya mereka belum cukup efektif untuk benar-benar mengancam gawang Milan. Fokus Lecce tetap bertahan sambil berharap mencuri poin dari kandang lawan.
Momentum yang dinanti Milan akhirnya tiba pada menit ke-76. Umpan matang dari Alexis Saelemaekers mengarah ke kotak penalti Lecce. Niclas Fullkrug yang berdiri bebas menyambut bola dengan sundulan terarah. Bola meluncur masuk ke gawang tanpa mampu dihalau Falcone, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Gol tersebut langsung mengangkat atmosfer San Siro. Fullkrug pun menjadi pusat perhatian, karena gol itu bukan hanya memastikan keunggulan Milan, tetapi juga menunjukkan kontribusi pentingnya sebagai pemain pinjaman.
Setelah unggul, Milan tidak sepenuhnya mengendurkan serangan. Rossoneri tetap berusaha menambah gol untuk mengamankan kemenangan. Beberapa peluang tercipta, namun tidak ada yang benar-benar berbuah gol tambahan.
Di sisi lain, Lecce mencoba meningkatkan intensitas permainan pada sisa waktu pertandingan. Mereka berupaya mencari gol penyeimbang, namun pertahanan Milan tampil cukup disiplin dan tidak memberikan ruang berarti.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan AC Milan tetap bertahan. Hasil ini menjadi kemenangan penting bagi Rossoneri dalam persaingan papan atas Liga Italia, sekaligus menjaga tekanan terhadap Inter Milan di puncak klasemen.
Bagi Lecce, kekalahan ini semakin memperberat perjuangan mereka untuk keluar dari zona degradasi. Dengan posisi yang kian terjepit dan selisih poin yang tipis, Lecce dituntut segera bangkit pada pertandingan-pertandingan berikutnya jika ingin bertahan di Serie A musim ini.
Sementara itu, AC Milan dapat memetik banyak pelajaran dari laga ini. Meski dominan, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah. Namun, kehadiran Niclas Fullkrug sebagai pembeda di laga ketat menjadi sinyal positif bagi Rossoneri dalam menatap sisa musim kompetisi.